Free Essay

Corporate Sosial Responsibility

In: Social Issues

Submitted By nesyaaugustari
Words 3315
Pages 14
CORPORATE SOCIAL
RESPONSIBILITY
A. PENDAHULUAN 1. LATAR BELAKANG
Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan sebuah gagasan yang menjadikan perusahaan tidak lagi dihadapkan pada tanggung jawab yang berpijak pada single bottom line, yaitu nilai perusahaan yang direfleksikan dalam kondisi keuangannya saja. Kesadaran atas pentingnya CSR dilandasi pemikiran bahwa perusahaan tidak hanya mempunyai kewajiban ekonomi dan legal kepada pemegang saham (shareholder), tapi juga kewajiban terhadap pihak-pihak lain yang berkepentingan (stakeholder). CSR menunjukkan bahwa tanggung jawab perusahaan harus berpijak pada triple bottom lines yaitu tanggung jawab perusahaan pada aspek sosial, lingkungan, dan keuangan.
Menurut The World Business Council for Sustainable Development, CSR merupakan komitmen dan kerjasama antara karyawan, komunitas setempat, dan masyarakat agar memberikan kontribusi bagi pembangunan ekonomi berkelanjutan. Dari aspek ekonomi, perusahaan mengungkapkan suatu apabila informasi tersebut dapat meningkatkan nilai perusahaan. Dari aspek investasi, investor cenderung menanamkan modal pada perusahaan yang memiliki kepedulian pada masalah sosial. Perusahaan akan menggunakan informasi tanggung jawab sosial sebagai keunggulan kompetitif perusahaan. Dalam aspek hukum, perusahaan harus taat pada peraturan pemerintah seperti Undang-Undang Penanaman Modal No. 25 Tahun 2007 dan Undang- Undang Perseroan Terbatas No. 40 Tahun 2007 yang mengharuskan perseroan melaksanakan aktivitas CSR (Zarkasyi, 2008). Dengan demikian, CSR merupakan suatu kewajiban yang harus dilaksanakan oleh setiap perusahaan.
Penelitian mengenai CSR telah banyak dilakukan baik di Indonesia maupun di negara 3 lain, misalnya Widiastuti (2002), Mahoney et al (2003), Zuhroh dan Sukmawati (2003), Suratno et al (2006), Fauzi et al (2007), Fiori et al (2007), dan Sayekti dan Wondabio (2007). Penelitian yang menginvestigasi hubungan CSR dan kinerja perusahaan yang meliputi kinerja keuangan dan kinerja ekonomi dilakukan oleh Mahoney et al (2003) yang meneliti hubungan antara kinerja sosial dan lingkungan perusahaan dengan kinerja keuangan (ROE dan ROA) dengan variabel kontrol debt to assets ratio dan assets. Hasilnya menunjukkan hubungan positif.
Penelitian Suratno et al (2006) menunjukkan bahwa environmental performance berpengaruh secara positif terhadap economic performance. Fauzi et al (2007) merupakan peneliti yang mengembangkan model slack resource theory dan good manajement theory dalam meneliti hubungan Corporate Social performance dan Corporate Financial Performance (ROE dan ROA). Hasil studi tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Analisis lebih jauh dengan menggunakan slack resource theory menunjukkan size perusahaan mempengaruhi hubungan CSP dan CFP.
Sayekti dan Wondabio (2007) meneliti pengaruh CSR disclosure terhadap Earning Response Coefficient. Bukti empiris menunjukkan CSR berpengaruh negatif terhadap earning response coefficient, yang mengindikasikan bahwa investor mengapresiasi informasi CSR yang diungkapkan dalam laporan tahunan perusahaan. Penelitian sebelumnya dilakukan oleh Widiastuti (2002) justru menunjukkan pengaruh positif.
Fiori et al (2007) meneliti CSR terutama yang berkaitan dengan reaksi investor dan memproksi kinerja perusahaan menggunakan stock price. Hasil empirisnya menunjukkan CSR tidak signifikan mempengaruhi stock price. Lutfi (2001) seperti yang dikutip oleh Zuhroh dan Sukmawati (2003) tidak menemukan pengaruh yang signifikan dari praktek pengungkapan sosial yang dilakukan perusahaan terhadap perubahan harga saham. Penelitian Zuhroh dan Sukmawati (2003) pada perusahaan-perusahaan high profile membuktikan bahwa pengungkapan sosial dalam laporan tahunan perusahaan berpengaruh terhadap volume perdagangan saham.
Brammer et al (2005) menginvestigasi hubungan antara corporate social performance dan financial performance yang diukur dengan stock return untuk perusahaan–perusahaan di UK. Environment dan employment berkorelasi negatif dengan return, sedangkan community berkorelasi positif . Adanya hasil empiris terdahulu yang masih kontradiktif dan bervariasi dalam mengukur kinerja perusahaan serta pentingnya konsep ini dalam mempengaruhi kebijakan perusahaan secara mikro dan juga membentuk kepercayaan investor, penelitian ini akan membahas pengaruh CSR terhadap kinerja perusahaan yang di ukur dengan stock return.
Perbedaan penelitian ini dengan penelitian terdahulu di Indonesia adalah pengukuran indeks CSR dilakukan untuk masing-masing parameter (environtment, employment, community) seperti yang dilakukan Brammer et al (2005) dan Fiori et al (2007). Hasil penelitian akan memberikan bukti empiris pengaruh CSRparameters terhadap kinerja perusahaan dan menunjukkan parameter yang lebih banyak mendapat perhatian perusahaan. Selain itu penelitian ini dilakukan pada perusahaan rawan lingkungan serta mengikuti program PROPER dari Kementerian Lingkungan Hidup. Menurut Robert seperti yang dikutip Hackston dan Milne (1996), perusahaan yang mempunyai tingkat sensitivitas yang tinggi terhadap lingkungan (rawan lingkungan) termasuk dalam tipe industri high profile. Perusahaan ini pada umumnya merupakan perusahaan yang memperoleh sorotan masyarakat karena aktivitas operasinya memiliki potensi untuk bersinggungan dengan kepentingan luas (Zuhroh dan Sukmawati, 2003).
Adanya fakta permasalahan CSR yang dilakukan perusahaan di Indonesia dan kontradiktifnya hasil-hasil penelitian terdahulu mengenai hubungan CSR dan kinerja perusahaan serta bervariasinya ukuran yang digunakan untuk kinerja perusahaan (Mahoney et al. 2003; Zuhroh dan Sukmawati 2003; Brammer et al. 2005; Suratno et al. 2006 ; Fauzi et al. 2007; Fiori et al. 2007; Sayekti dan Wondabio, 2007) maka memunculkan perumusan pertanyaan masalah dalam penelitian sebagai berikut: ”Apakah CSR parameter (environtment, employment, community) berpengaruh terhadap kinerja perusahaan?”
Statistik deskriptif menunjukkan bahwa terjadi peningkatan trend CSR jika dibandingkan dengan penelitian Sayekti dan Wondabio, 2007 (menggunakan data tahun 2005). Rata-rata indeks CSR berdasarkan parameternya, environment dan community lebih tinggi dibanding employment. Beberapa penjelasan tentang hasil ini, pertama kemungkinan perusahaan semakin memberi perhatian terhadap aktivitas CSR untuk meningkatkan image perusahaan dan mempertahankan eksistensinya. Kedua terkait dengan sampel dalam penelitian ini adalah perusahaan rawan lingkungan. Perusahaan jenis ini termasuk dalam kategori high profil sehingga mendapatkan sorotan dari masyarakat karena aktivitas operasinya memiliki potensi untuk bersinggungan dengan kepentingan luas. Sehingga perusahaan jenis ini cenderung lebih untuk melaksanakan aktivitas CSR dibandingkan dengan perusahaan low profil. Sedangkan dalam penelitian Sayekti dan Wondabio (2007) tanpa membedakan jenis usaha. Hal ini juga sejalan dengan penelitian terdahulu, beberapa diantaranya adalah penelitian Hackston dan Milne (1996), Anggraini (2006) dan Nahar (2007).
Hasil analisis korelasi antara variabel CAR dan variabel environment dan community adalah positif. Parameter employment justru berkorelasi negatif dengan CAR. Berbeda dengan penelitian Brammer (2006) menemukan environment dan employment berkorelasi negative dengan return, sedangkan community berkorelasi positif. Hal ini dimungkinkan pembelanjaan sosial perusahaan mengakibatkan merusak nilai pemegang saham. Penelitian ini justru menemukan environment berkorelasi positif dengan return. Penjelasan untuk hal ini kemungkinan juga terkait dengan sampel penelitian.

B. PEMBAHASAN 2. Penelitian Terdahulu 1. Penelitian terdahulu yang menunjukkan adanya hubungan antara CSR dengan kinerja perusahaan * Spicer (1978) menunjukkan adanya asosiasi yang signifikan antara investment value dari saham perusahaan dan kinerja sosial perusahaan meskipun tingkat asosiasi dari tahun ke tahun menurun * Teoh et al (1998) membuktikan hubungan positif antara pengungkapan informasi lingkungan hidup dengan financial performance pada perusahaan rawan lingkungan * Widiastuti (2002)
Widiastuti melakukan penelitian yang berjudul “Pengaruh Luas Ungkapan sukarela dalam Laporan Tahunan terhadap Earnings Response Coefficient (ERC).” Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan yang termasuk dalam kelompok industri keuangan yang tercatat perusahaan publik yang tercantum dalam kelompok industri keuangan yang tercatat perusahaan publik yang tercantum dalam Indonesian Capital Market directory 1996. Sampel yang digunakan dengan metode purposive sampling. Penelitian ini tidak menunjukkan hasil yang konsisten dengan prediksi tentang pengaruh luas pengungkapan sukarela dalam laporan tahunan terhadap Earnings Response Coefficient (ERC).
Prediksi penelitian ini adalah bahwa ada luas pengungkapan sukareka berpengaruh negatif terhadap Earnings Response Coefficient (ERC). Namun demikian, pengujian empiris justru menemukan adanya pengaruh positif yang signifikan dari luas pengungkapan sukarela terhadap Earnings Response Coefficient (ERC). Kemungkinan penjelasan atas penelitian ini karena investor tidak menggunakan informasi tersebut sebagai dasar untuk merevisi belief. Kemungkinan penjelasan kedua adalah bahwa informasi sukarela yang diungkapkan perusahaan tidak cukup memberikan informasi tentang expected future earnings sehingga investor tetap akan menggunakan informasi laba sebagai proksi expected future earnings. * Sayekti (2007)
Judul yang digunakan dalam penelitian ini adalah “pengaruh CSR Disclosure terhadap Earning Response Coefficient.” Penelitian ini menggunakan 108 sampel perusahaan, yang terdiri dari berbagai industri. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2005 dari perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta, untuk menghitung indeks Corporate Social Responsibility (CSR). Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh dari pengungkapan informasi Corporate Social Responsibility (CSR) dalam laporan tahunan perusahaan terhadap respon pasar terhadap laba perusahaan (Earning Response Coefficient, ERC).
Kesimpulan dari pengujian analisa regresi berganda yang menggunakan metode regresi ordinary least square (OLS) cross-sectional dengan memasukkan variable beta (sebagai proksi risiko) dan price –to-book value (sebagai proksi dari growth opportunities) menunjukkan hasil yang mendukung hipotesa yang diajukan dalam penelitian ini. Bukti empiris penelitian ini mendukung hipotesa yang menyatakan bahwa tingkat pengungkapan informasi Corporate Social Responsibility (CSR) dalam laporan tahunan perusahaan berpengaruh negative terhadap Earning Response Coefficient (ERC). Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa investor mengapresiasi informasi Corporate Social Responsibility (CSR) yang diungkapkan dalam laporan tahunan perusahaan.
Penelitian ini bermaksud untuk mereview penelitian terdahulu, yakni dengan meneliti CSR dalam laporan tahunan terhadap respon pasar terhadap laba perusahaan (ERC). Perbedaan penelitian ini adalah meneliti perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebanyak 20 perusahaan dan memiliki data laporan tahuna selama 2 tahun, yaitu tahun 2006 sampai dengan tahun 2007, variable yang digunakan yaitu CSR yang diukur dengan Corporate Social Responsibility Index (CSRI), dan Earning Response Coefficient (ERC), yang diukur dengan Cummulative Abnormal Return (CAR). * Mahoney dan Robert (2003) memberikan bukti empiris hubungan yang positif dan signifikan antara kinerja sosial dan lingkungan perusahaan dengan kinerja keuangan. * Zuhroh dan Sukmawati (2003) menunjukkan bahwa pengungkapan sosial dalam laporan tahunan perusahaan berpengaruh terhadap volume perdagangan saham bagi perusahaan yang masuk kategori high profile * Brammer et al (2005) menginvestigasi hubungan antara corporate social performance dan financial performance yang diukur dengan stock return untuk perusahaan – perusahaan di UK. Environment dan employment berkorelasi negatif dengan return, sedangkan community berkorelasi positif * Suratno et al (2006) menunjukkan bahwa environmental performance berpengaruh secara positif terhadap economic performance. Meskipun penelitian ini tidak secara langsung meneliti mengenai korelasi dari pengungkapan environmental terhadap kinerja ekonomi perusahaan, tetapi hasil penelitian ini menunjukkan bahwa environmental Suratno et al (2006) menunjukkan bahwa environmental performance berpengaruh secara positif terhadap economic performance. Meskipun penelitian ini tidak secara langsung meneliti mengenai korelasi dari pengungkapan environmental terhadap kinerja ekonomi perusahaan, tetapi hasil penelitian ini menunjukkan bahwa environmental * Fauzi et al (2007) merupakan peneliti yang mengembangkan model slack resource theory dan good manajement theory dalam meneliti hubungan Corporate Social performance dan Corporate Financial Performance dan menggunakan size perusahaan dan type perusahaan sebagai moderating variabel. Hasil studi tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Analisis lebih jauh dengan menggunakan slack resource theory menunjukkan size perusahaan positif signifikan mempengaruhi hubungan CSP dan CFP * Fiori et al (2007) memproxi kinerja keuangan perusahaan menggunakan harga pasar saham dengan variabel kontrol Debt/Equity Ratio, ROE dan Beta levered. Hasil empirisnya menunjukkan CSR parameter (environment, employment, dan community) tidak signifikan mempengaruhi harga pasar saham.

2. Penelitian terdahulu yang tidak menunjukkan adanya hubungan antara CSR dengan kinerja perusahaan: * Alexander dan Buchhloz (1978) pada penelitiannya tidak menemukan hubungan yang signifikan antara tingkat CSR dan kinerja pasar saham yang diukur dengan rata-rata return * Hackston dan Milne (1996) menyajikan bukti empiris yaitu ukuran perusahaan dan industri berhubungan dengan jumlah pengungkapan sedangkan profitabilitas tidak. Hackston dan Milne membuktikan dalam penelitiannya bahwa perusahaan yang termasuk dalam industri yang high-profile akan memberikan informasi sosial lebih banyak dibandingkan perusahaan yang low-profile. Dalam penelitian ini Hackston dan Milne (1996) juga mengatakan bahwa perusahaan yang memiliki aktivitas ekonomi yang memodifikasi lingkungan, seperti industri ekstraktif, lebih mungkin mengungkapkan informasi mengenai dampak lingkungan dibandingkan industri yang lain * Lutfi (2001)pada penelitiannya tidak menemukan pengaruh yang signifikan dari praktek pengungkapan sosial yang dilakukan perusahaan terhadap perubahan harga saham * Sarumpaet (2005) memberikan bukti empiris tidak ada hubungan yang signifikan antara kinerja lingkungan dan kinerja keuangan perusahaan, akan tetapi ukuran perusahaan berhubungan secara signifikan terhadap kinerja lingkungan. * Sembiring (2006)
Sembiring melakukan penelitian yang berjudul “Karakteristik Perusahaan Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial.” Populaso dalam penelitian ini adalah semua perusahaan yang tercatat (go public) di Bursa Efek Jakarta (BEJ) seperti yang tercantum dalam Indonesian Capital Market Directory 2002.
Sampel yang dipilih sebanya 78 perusahaan dengan menggunakan metode stratified random sampling. Variable yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Size, Profitabilitas, Profile, Ukuran Dewan Komisaris, dan Leverage. Penelitian ini menemukan bahwa (1) size perusahaan berpengaruh positif terhadap pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan, (2) Profitabilitas menunjukkan pengaruh yang tidak signifikan terhadap pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan, (3) profile perusahaan berpengaruh positif, terhadap pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan, (4) ukuran dewan komisaris berpengaruh positif terhadap pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan, (5) leverage perusahaan tidak mempengaruhi luas pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan.

3. Sample, Data Penelitian . 0 Dalam jurnal yang membahas mengenai CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) DAN KINERJA PERUSAHAAN, populas yang menjadi obyek penelitian ini ialah laporan tahunan perusahaan-perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2005–2006. Sampel dipilih dengan metode purposive sampling. Kriteria pengambilan sampel adalah: laporan tahunan dari perusahaan – perusahaan di Bursa Efek Indonesia yang termasuk dalam industri rawan lingkungan dan mengikuti Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan melaporkan aktivitas CSR dalam laporan tahunan.

* Variabel dan Metode Analisis
Variabel independent dalam penelitian ini adalah CSRI dan CSRIparameters. Variabel dependen adalah stock return, yang di ukur dengan Cumulative Abnormal Return (CAR).

4. Metode Analisis Pada penelitian ini digunakan metode empiris, diantaranya : * Penghitungan indeks CSR a. Membuat suatu daftar (checklist) pengungkapan CSR
Daftar item yang digunakan dalam penelitian ini adalah daftar item yang pernah digunakan oleh peneliti sebelumnya, yaitu Sembiring (2005) dan Sayekti (2007) dikombinasikan dengan penelitian Brammer (2005) dan Fiori (2007). b. Menentukan indeks CSR untuk setiap perusahaan sampel
Pengecekan dan penghitungan CSRIparameters menggunakan pendekatan dikotomi yaitu setiap item CSR dalam instrumen penelitian diberi nilai 1 jika ada dan nilai 0 jika tidak ada (Haniffa et al, 2005) yang juga digunakan Sayekti (2007). Selanjutnya, skor dari setiap item dijumlahkan untuk memperoleh keseluruhan skor untuk setiap perusahaan. Untuk mendapatkan indeks CSRI, total skor untuk setiap perusahaan dibagi dengan jumlah item pengungkapan.

* Pengukuran Stock Return
Stock Return di ukur dengan Cumulative Abnormal Returns (CAR). Perhitungan abnormal return dilakukan dengan menggunakan model pasar (market model). Periode waktu yang digunakan dalam penelitian ini dibagi menjadi dua periode, yaitu periode estimasi (estimation period) selama 135 hari, yaitu dari hari -143 sampai dengan hari -8 dan periode peristiwa ( event period ) selama 15 hari.

* Metode Pengujian Hipotesis
Untuk menguji hipotesis yang dikembangkan dalam penelitian ini digunakan alat analisis regresi. Pengaruh CSRI terhadap Stock Return (diproksi dengan CAR), di uji dalam 4 (empat) tahap. Pengujian pertama menguji pengaruh CSRI terhadap CAR tanpa variabel kontrol, kedua menguji pengaruh CSRI terhadap CAR dengan variabel kontrol, ketiga menguji CSRIparameters tanpa adanya variabel kontrol dan yang ke empat dengan memasukkan variabel kontrol.

5. HASIL PENELITIAN EMPIRIS
Statistik Deskriptif dan Hasil Pengujian Asumsi Klasik
Berdasarkan kriteria pengambilan sampel diperoleh sampel sebanyak 32 perusahaan . Hasil statistik deskriptif rata-rata index CSR lebih tinggi dari penelitian Sayekti dan Wondabio (2007) yaitu sebesar 0,201751 (yang menggunakan data tahun 2005). Dalam penelitian ini indeks CSR sebesar 0,3696429. Peningkatan tren CSR yang dilakukan perusahaan ini mengindikasikan bahwa perusahaan semakin memberi perhatian kepada aktivitas CSR dan mengungkapkannya dalam laporan tahunannya. Hal ini menarik untuk diteliti lebih lanjut untuk mengetahui aktivitas CSR (parameter CSR) yang paling banyak mendapat perhatian perusahaan.

Rata-rata index CSR untuk parameter environment 0,53125 , parameter employment 0,2474669 dan parameter community 0,4859375. Berbeda dengan penelitian Anggraini (2006) yang menemukan pengungkapan kinerja lingkungan masih sangat sedikit dan pengungkapan tertinggi pada tanggung jawab ke masyarakat (community). Tetapi dalam penelitian ini ditemukan rata-rata aktivitas CSR parameter environment lebih tinggi dibanding parameter employment dan community. Hal ini bisa dimengerti bahwa industri dalam penelitian ini adalah perusahaan rawan lingkungan yang keberlangsungannya sangat tergantung pada lingkungan dan komunitas sekitar. Sejalan dengan penemuan Anggraini (2006) dimana pengungkapan sumber daya manusia kebanyakan dilakukan oleh perusahaan perbankan dan asuransi, dimana industri ini sangat tergantung pada kemampuan manusia (karyawan) dalam memberikan jasanya kepada pelanggan.

Hasil pengujian pearson correlation menunjukkan bahwa korelasi antara variabel CAR dan variabel environment dan community adalah positif dan signifikan. Hasil pearson correlation ini sesuai dengan prediksi yang menyatakan ada pengaruh CSRI (parameter) terhadap CAR. Untuk parameter employment justru berkorelasi negatif dengan CAR. Berbeda dengan penelitian Brammer (2006) menemukan environment dan employment berkorelasi negative dengan return, sedangkan community berkorelasi positif, penelitian ini justru menemukan environment berkorelasi positif dengan return. Sedangkan korelasi antara variabel CAR dengan BETA dan DER adalah negatif. Sesuai dengan prediksi yang menyatakan semakin tinggi risiko dan leverage perusahaan maka investor akan semakin berhati-hati. Korelasi variabel CAR dengan ROE adalah positif. Hasil ini juga sesuai dengan prediksi yang menyatakan bahwa investor akan memberi perhatian lebih pada perusahaan yang memiliki kinerja ekonomi (diproksi dengan ROE) yang lebih tinggi. Berbeda dengan PBV sebagai proksi dari growth perusahaan yang diprediksi berkorelasi positif namun hasil statistik menunjukkan korelasi negatif. Namun secara statistik yang menunjukkan hubungan yang signifikan adalah korelasi antara CAR dan environment, employment dan Beta.

Uji asumsi klasik dilakukan agar model regresi pada penelitian signifikan dan representatif. Dari hasil analisis semua model regresi memenuhi asumsi klasik.

6.2. Hasil Pengujian Hipotesis
Pengujian pengaruh CSR terhadap Stock Return (diproksi dengan CAR), di uji dalam beberapa tahap. Pengujian pertama menguji pengaruh CSRI terhadap CAR tanpa variabel kontrol, kedua menguji pengaruh CSRI terhadap CAR dengan variabel kontrol, ketiga menguji CSRI parameters tanpa adanya variabel kontrol dan yang ke empat dengan memasukkan variabel kontrol.

6.3. Analisa pengaruh Indeks Corporate Social Responsibility terhadap stock return
Dari hasil ini disimpulkan bahwa dengan mengeluarkan variabel DER dan PBV maka variabel independen bisa menjelaskan variabel dependen, yaitu CAR. Hal ini dapat dilihat dari tingkat signifikansi model 2b. Sehingga model 2b lebih baik dari model 2a. Pada analisis selanjutnya peneliti menggunakan model 1 dan model 2b.
Berdasarkan hasil analisa regresi model 1 dan 2b membuktikan bahwa indeks CSR tidak berpengaruh terhadap CAR. Hal ini sejalan dengan penelitian Alexander dan Buchhloz (1978) yang tidak menemukan hubungan yang signifikan antara kedua variabel tersebut. Sejalan juga dengan penelitian Lutfi (2001) seperti yang dikutip Zuhroh dan Sukmawati (2003) yang tidak menemukan pengaruh yang signifikan CSR terhadap perubahan harga saham

6.4. Analisa pengaruh Indeks Corporate Social Responsibility parameter terhadap stock return
Berdasarkan hasil analisa regresi baik model 3 maupun model 4a dan 4b membuktikan bahwa bahwa environment dan community berpengaruh positif terhadap CAR dan employment berpengaruh negatif. Hal ini berbeda dengan temuan Brammer (2005) dimana environment dan employment berkorelasi negatif dengan return, sedangkan community berkorelasi positif. Dari hasil analisis ini perbedaan arah hubungan CSR dan CAR pada model 1 dan 2b terjawab, yaitu hanya parameter employment yang berpengaruh negatif.

6.5. Diskusi Hasil Penelitian
Secara keseluruhan dalam uji hipotesis, penelitian ini tidak berhasil menunjukkan hasil yang konsisten tentang pengaruh CSR terhadap stock return (diproksi dengan CAR). Hasil analisis regresi dengan model 1 dan model 2b menunjukkan bahwa CSR berpengaruh positif (model 1) dan negatif (model 2a dan 2b) terhadap stock return tetapi tidak signifikan. Berdasarkan hasil tersebut penelitian ini tidak berhasil membuktikan hipotesis yang menyatakan bahwa CSR berpengaruh terhadap stock return. Hasil ini mengindikasikan bahwa investor kurang menaruh perhatian terhadap aktivitas sosial perusahaan dalam memutusakan untuk berinvestasi. Hal ini juga dibuktikan dengan variabel Beta yang signifikan mempengaruhi CAR. Hasil analisis regresi dengan model 3 dan model 4b menunjukkan bahwa environment dan community berpengaruh positif terhadap CAR dan employment berpengaruh negatif. Namun penelitian ini tidak berhasil membuktikan hipotesis yang menyatakan bahwa environment dan community berpengaruh terhadap stock return dan mendukung hipotesis employment berpengaruh terhadap stock return.

C. PENUTUP 1) Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian di dalam paper ini, kami menyimpulkan bahwa: a. Isu mengenai CSR (Corporate Social Responsibility Response merupakan hal yang masih baru di Indonesia dan kebanyakan investor memiliki persepsi yang rendah terhadap hal tersebut. b. Kualitas pengungkapan CSR tidak mudah untuk diukur, umumnya perusahaan melakukan pengungkapan CSR hanya sebagai bagian dari iklan dan menghindari untuk memberikan informasi yang relevan, c. CSRenviroment dan CSRcommunity direspon positif oleh investor, d. CSRemployment direspon negative oleh investor karena pembelanjaan perusahaan dianggap mengakibatkan merusak nilai pemegang saham. 2) Saran
Pada penelitian CSR ini, kami menilai sudah baik karena sudah memenuhi unsur-unsur yang harus ada pada sebuah paper penelitian diantaranya, penyampaian latar belakang, pengungkapan penelitian-penelitian terdahulu, sampel dan data penelitian, metode penelitian, dan hasil penelitian. Yang kami anggap kurang dalam penelitian ini adalah gaya bahasa yang cenderung sulit dimengerti oleh orang awam sehingga harus dibaca berulang-ulang kali. Selain itu, kami juga menemukan kesalahan yang terdapat dalam penelitian ini, kami menemukan adanya ketidaksinkronan antara tabel dengan bahasan hasil pengujian hipotesis yang sedikit membuat kami bingung.
Dan untuk penelitian selanjutnya yang sekiranya akan mengangkat tema Corporate Social Responsibility, sebaiknya mengambil sampel perusahaan yang lebih menyeluruh untuk semua tipe perusahaan tidak hanya dilakukan pada perusahaan rawan lingkungan saja agar hasil penelitianlebih bersifat umum.…...

Similar Documents

Premium Essay

Corporate Responsibility

...Summary of Literature: “Corporate Social Responsibility: Doing Well by Doing Good” Corporate Social Responsibility, or CSR, can be broadly defined as voluntary corporate commitment to exceed the explicit and implicit obligations imposed on a company by society’s expectations of conventional corporate behavior. Traditionally, the shareholder approach, which focuses on simply maximizing shareholder wealth, has been followed by organizations. The question raised here is whether or not an organization can partake in CSR, while not foregoing the previously mentioned goal of maximizing wealth. An organization can, in fact, do both, which can be seen when viewing an organization through the stakeholder theory. The stakeholder theory holds that consideration of externalities and their impact on stakeholders it critical to the organization’s current and future success. Therefore, by practicing strategic CSR, an organization can satisfy its stakeholders, which will ultimately maximize profit in the long-run, satisfying both the shareholder and stakeholder approaches. CSR always begins by chasing a trend, and thus, the first task of strategic CSR planning is to evaluate the trend. Whether or not a company needs to act on an issue needs to be based on an evaluation of both the opportunities and the threats involved. After a given trend has been evaluated, it needs to be determined whether or not any of the organization’s stakeholders are involved or interested in it. ......

Words: 509 - Pages: 3

Premium Essay

Corporate Responsibility

...Corporate Social Responsibility The million dollar question; is a company responsible to society or are they in fact only focused on making money? In today’s society, I hypothesize that it’s both. Focusing on Professor’s social responsibility strategies of the obstructionist, defensive, accommodative, and proactive mindset, I personally feel that a majority of companies fall into the accommodative region. These companies focus a little on each of the identified types of responsibility of Economic, legal, and ethical. According to the U.S. Census Bureau there are 5,911,663 businesses with less than 500 employees and 20,425 businesses with over 500 employees. From these numbers one can rationally say that since the majority of the businesses fall below the 500 employee mark most of your responsibilities are at the discretion of a tighter knit group of decision makers and the ability to manage all of the financial burdens of being socially responsible are enormous. With larger companies there is an infrastructure of people that are hired directly to ensure that many social responsibilities are met. Granted we have seen several high profile companies (WorldCom and Enron) that have broken numerous laws, but they are still the exception because these companies are so large it became a mainstream event in regulations, news outlets, and economic impacts. The larger companies comprise less than 1 percent of all businesses in the U.S. so one has to question how many of these...

Words: 1083 - Pages: 5

Premium Essay

Corporate Responsibility

...u07a1 Project – Impact of Corporate Social Responsibility For this project component, you generally assess the impact of corporate social responsibility policy on the workplace and corporate America. * Assess how, and to what extent, corporate social responsibility can be meshed with a corporation's obligation to maximize profits for its shareholders. Generally, CSR and the obligation of corporation functions hand in hand so that the company can be productive. The intention of any organization is to be lucrative, or to maximize its profits. When an organization works together the returns for the shareholders is undeniable. If the organization acquires the proper approach to interlock the two as one, profits will maximize while at the same time the organization will attract other shareholders through constant corporate social responsibility determination. While the notion of “corporate social responsibility,” may have once been regarded as a corporate philanthropy, it has quickly become a crucial part of any large company’s long-term strategy – not just in marketing, but in recruiting, too: As consumers are ever more concerned with where products come from, employees now want more from their employer than a paycheck. They want a sense of pride and fulfillment from their work, a purpose and importantly a company’s whose values match their own. Not only is CSR crucial to recruiting talented employees, it’s also a great way to maintain the engagement of your existing......

Words: 713 - Pages: 3

Free Essay

Corporate Responsibility

...An Overview of Intel’s 2008 Corporate Responsibility Report Middle East, Turkey and Africa (META) To learn more about the topics in this overview, visit www.intel.com/go/responsibility to view or download our 2008 Corporate Responsibility Report, prepared using the Global Reporting Initiative’s G3 Sustainability Reporting Guidelines. What can we make possible? The paper is certified Ancient Forest Friendly and according to Forest Stewardship Council (FSC) standards. Contains 100% post-consumer recycled fiber and is processed chlorine-free. Produced at an FSC-certified printing facility. Copyright 2009 Intel Corporation. All rights reserved. Intel, Intel logo and Intel Core are trademarks of Intel Corporation in the U.S. and other countries. © *Other names and brands may be claimed as the property of others. Recycled Supporting responsible use of forest resources 0509/SPF/LAI/AP/7.5K Please Recycle To view or download the Intel 2008 Corporate Responsibility Report, visit L E T T E R F R O M O U R C E O www.intel.com/go/responsibility Throughout our 40-year history, Intel has pushed the boundaries of innovation, creating products that have fundamentally changed the way people live and work. But what we make possible goes well beyond our product roadmap. By working with others, we are finding opportunities to apply our technology and expertise to help tackle some of the world’s greatest challenges—from climate change and water......

Words: 4625 - Pages: 19

Premium Essay

Corporate Responsibility

...Social Responsibility Corporate social responsibility (CSR) can be defined as the way businesses integrate social, environmental and economic concerns into their corporate values, culture, decision making, strategy and operations in a transparent and accountable manner. The result of this approach is that these businesses often establish better practices within their operation, create wealth and improve society (Nickels, 2009). In the past, businesses principally concerned themselves with winning in the marketplace and little else as they believed this was their sole role. Economists had been quoted as declaring that the only responsibility of any business is to make money and please its shareholders. Economists may view companies who practice in CSR as wasting resources and money that should be used in making more profits for their shareholders CSR is no longer defined by how much money a company contributes to charity, but by its overall involvement in activities that improve the quality of people’s lives. Corporate responsibility has come up as an important subject matter in the international business community and is increasingly becoming a conventional activity. There is mounting recognition of the significant effect the activities of the private sector have on numerous stakeholders like; their workforce and clientele, the society, the environment, competitors, business associates, investors, shareholders, governments and others. It is also becoming increasingly......

Words: 996 - Pages: 4

Premium Essay

Corporate Responsibility

...Corporate Responsibility Adrian Pennie Grantham University The government have their agencies set up to ensure that family members who cannot provide the healthy eating habits for their children, are provided these products to enable a healthy standard of living. The welfare system which is guided by the Health Agencies for Government's strategy for health along with parental concerns are the main ones who should share the responsibility for the health and welfare of our young children. Good health begins with what we do and do not put into our bodies. It is very natural for us to consider taste, appearance, cost and convenience when we purchase food but do you also consider what nutritional value or harmful additives it may contain? Since when does the responsibility to ensure that your children have a proper diet lies in the hands of the fast food industries. If the parents observes that their daughters Jazlyn Bradley and Ashley Pelman were showing signs of serious obesity, then it was their responsibility to ensure their kids eat right and exercise. These parents can’t simply be taking their children to the same place to eat the same mean with no exercise and expect things to be different. It is said that, ”insanity is doing the same thing every time but expecting different results. The message is very clear that we have to take a look at our personal responsibility in this situation. What we eat and what we feed our children is the choice of the parents and the......

Words: 1022 - Pages: 5

Premium Essay

Corporate Responsibility

...Preliminary Draft - Comments Welcome CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY: DOING WELL BY DOING GOOD?* RAY FISMAN GEOFFREY HEAL VINAY B. NAIR# Abstract We provide a framework for analyzing corporate social responsibility (CSR). Our model of CSR in this paper has two important ingredients – CSR is at least in part a profit motivated decision; and different CSR activities are aimed at different audiences. We examine the implications of our framework using a ‘visible’ CSR index that captures consumeroriented CSR. We find that CSR is more prevalent in advertisingintensive (consumer-oriented) industries, and CSR is more positively related to profitability in these industries. Further, the effect of CSR on profits is stronger in competitive industries, especially when few other firms undertake such actions, suggesting that CSR may be used as a means of differentiation in otherwise competitive environments. We also find tentative evidence that the profit effects of CSR are more positive when large external shareholders are on the board. Finally, we document that different types of CSR activities targeted toward different audiences appear to be unrelated. The authors thank Franklin Allen, Randall Morck, Michael Roberts and Jeremy Stein for discussions. # Fisman and Heal are at the Graduate School of Business, Columbia University and Nair is at The Wharton School, University of Pennsylvania. 1 * In the business community, Corporate Social Responsibility (CSR) has emerged as a......

Words: 7214 - Pages: 29

Premium Essay

Corporate Responsibility

...Corporate Responsibility Abstract The purpose of this paper to answer the questions purposed in writing assignment 6. The first question addresses the case Pelman v. McDonald’s. The second question involves whether MacDonald’s and other fast-food restaurants be judged negligent for selling dangerous products, failing to warn consumers of the dangers of a high-fat diet, and deceptive advertising. These questions are based on the week 6 writing assignment: Corporate Responsibility (Hartman, & DesJardins, 2011). The purpose of this paper is to discuss corporate responsibility. Part one will address the case Pelman v. McDonald’s and the issues involved. Part two will cover whether MacDonald’s and other fast-food restaurants should be judged negligent for selling dangerous products, failing to warn consumers of the dangers of a high-fat diet, and deceptive advertising. In august 2002 the most publicized lawsuit at the time, Pelman v. McDonald’s, was a class-action lawsuit against the McDonald’s Corporation. This lawsuit was brought on behalf of children who consumed McDonald’s products and allegedly became obese or overweight and developed diabetes, coronary heart disease, high blood pressure, elevated cholesterol intake, and other health effects as a result. The group was seeking compensation for obesity related health problems, improved nutritional labeling of McDonald’s products, and funding for a program to educate consumers about the dangers of fast food....

Words: 1204 - Pages: 5

Free Essay

Corporate Responsibility

...CORPORATE RESPONSIBILITY PAPER. Question: Does Walmart have a corporate responsibility to avoid doing business in countries that are undemocratic, violate human rights, or permit exploitative work conditions even if it benefits those employed by Walmart in that country. In order to understand the reasons why Walmart should care about doing business in undemocratic countries where human rights are constantly being violated, several factors must be taken into consideration. Firstly, the definition of corporate and social responsibility must be clearly realized. Next, there should be thorough comprehension of corporate law and international corporate law in relation to human rights. Another point to identify to realize Wal-Mart’s responsibility is the efforts that have been made by the corporation in the issues of humanitarianism; in this we will identify cases, which will illustrate the corporation’s record when it comes to human rights. As a corporation founded in one of the democratic countries in the world as well as a major player in international organizations such as the United Nations, Wal-Mart as an entity has a moral responsibility to adhere to human rights law and protecting the citizens of so called “undemocratic countries.”, Corporate responsibility is defined as “duty and rational conduct expected of a corporation; accountability of a corporation to a code of ethics and to established laws” (Dictionary.com.) but in this case, the definition of Corporate......

Words: 1113 - Pages: 5

Premium Essay

Corporate Responsibility

...Running Header: CORPORATE RESPONSIBILITY AND MARKETING STRATEGY Corporate Responsibility and Marketing Strategy Terrance Brinson Strayer University Contemporary Business 508 Dr. Jean Fonkoua April 28, 2014 Running Header: CORPORATE RESPONSIBILITY AND MARKETING STRATEGY Abstract This paper examines the corporate responsibility and marketing strategies of Apple Corporation. Also, discussed in this paper are the challenges that Apple has faced with factory workers, and trying to balance social responsibility and corporate performance to continue to keep its competitive advantage over its competition. Apple has proven to be a benchmark in the electronic industry by brand recognition, producing several different products which include iPod and the MacBook. Apples marketing strategy is focused on providing the best consumer experience in the world. By investing heavily in education, Apple is also helping their workers learn new skills so that they can better understand their rights. With continuing efforts, you will see in this paper how Apple is trying to strengthen their programs to help suppliers protect their workers. Running Header: CORPORATE RESPONSIBILITY AND MARKETING STRATEGY Introduction Apple is a multinational company that is headquartered in Cupertino, California, that designs, develops and sells consumer electronics, computer software and personal computers. Their best-known hardware products are the Mac line of computers, iPod......

Words: 1714 - Pages: 7

Premium Essay

Corporate Responsibility

...Corporate Responsibility and Marketing Strategies Melanie Blankett BUS 508 – Contemporary Business Monday July 20th 2013 Corporate Responsibility and Marketing Strategies To be successful in todays’ business environment, organizations must be able to adapt efficiently to the changes in the economy, including consumer preferences, government regulations, and social demands. Not only are consumers vigilant about the quality of products, but a great influence in their purchasing decision has been the social and ethical behavior of companies they choose to patronize. Many consumer focus on the corporate social behavior of these companies, and whether they give back to the communities from which they make a profit. They also pay attention, to the impact these companies have on the environment and if they have any philanthropic causes. Also observed is the treatment of their employees and society on a whole, ethically and morally. Ethical and social responsibilities are therefore no longer a choice for businesses. They are obligations, which directly affects the brand and the overall success of these companies. The pages ahead will focus on the current ethical and social responsibilities of Apple Inc.™ and how the publication of violations and responsibilities made by Apple’s suppliers have affected Apple’s reputation over the past few years. Methods will be suggested which Apple can utilize to ensure its suppliers adhere to wage and benefits standards...

Words: 2669 - Pages: 11

Premium Essay

Corporate Responsibility

...Running Header: CORPORATE RESPONSIBILITY AND MARKETING STRATEGY Corporate Responsibility and Marketing Strategy Terrance Brinson Strayer University Contemporary Business 508 Dr. Jean Fonkoua April 28, 2014 Running Header: CORPORATE RESPONSIBILITY AND MARKETING STRATEGY Abstract This paper examines the corporate responsibility and marketing strategies of Apple Corporation. Also, discussed in this paper are the challenges that Apple has faced with factory workers, and trying to balance social responsibility and corporate performance to continue to keep its competitive advantage over its competition. Apple has proven to be a benchmark in the electronic industry by brand recognition, producing several different products which include iPod and the MacBook. Apples marketing strategy is focused on providing the best consumer experience in the world. By investing heavily in education, Apple is also helping their workers learn new skills so that they can better understand their rights. With continuing efforts, you will see in this paper how Apple is trying to strengthen their programs to help suppliers protect their workers. Running Header: CORPORATE RESPONSIBILITY AND MARKETING STRATEGY Introduction Apple is a multinational company that is headquartered in Cupertino, California, that designs, develops and sells consumer electronics, computer software and personal computers. Their best-known hardware products are the Mac line of computers, iPod......

Words: 1714 - Pages: 7

Premium Essay

Corporate Responsibility

...The Role of Corporate Social Responsibility Name of members: Hoang Tu Anh Meng Qi Chu Thi Hong Le Tsoi Nga Ming INT1008 Introduction to financial accounting. Seminar Leader: Mark Gifford-Gifford Debbi Clarke Date of submission: 16 Nov 2011 Question: A company’s prime responsibility is to its shareholders. Why should a company spend increasing sums of money on its Corporate Social Responsibility? I. Why the prime responsibility of a company is to its shareholders? “A shareholder or stockholder is an individual or institution (including a corporation) that legally owns one or more shares of stock in a public or private corporation. Shareholders own the stock, but not the corporation itself.” (Shareholders, n.d.) Shareholders spend their money for businesses. Managers are employed by company’s owners, they are agents for the equity shareholders therefore, the main responsibility of them is working for benefits of shareholders. II. Why should not a company spend increasing sums of money on its corporate Social Responsibility? It cannot deny that business are owned by their shareholders and money of them is used to operating a company, therefore the conflict between money for businesses or using on Corporate Social Responsibility can arise. First of all, money is spent on Corporate Social Responsibility is like theft of property of owners. Many shareholders may not want to decrease their own money in pocket to invest something that will not...

Words: 831 - Pages: 4

Premium Essay

Corporate Responsibility

...Impact of Corporate Social Responsibility in Professional Sports Eric Watson Washburn University With the social issues that are present today, we look to our leaders to take a stand on the problems. We associate their success as a means to justify why their ideas are some of the best. We also look to them to be the leading innovators when it comes to making the world a better place. Corporate Social Responsibility (CSR) is just that, the capability to improve the lives of every community the company is able to reach. Over the last century, philanthropy amongst major companies has increased dramatically. This improves the society and is also great for the public image of the organization. The MLB, NBA and NFL are the most valued professional sports organizations in America. Professional sports have a unique characteristic that most businesses do not possess, and that is meshing different cultural backgrounds together and the power to make aware of the problems we face today and giving us the strength to know that we do not have to face them alone. This sole attribute alone is essential for professional sports leagues and their teams to have a prominent grip on corporate social responsibility within their organization. Let’s take a step back and not just look at corporate social responsibility from a professional sports point of view but from a business point of view as well. The professional sports industry, like the big business industry, has its pros and cons. Some...

Words: 2535 - Pages: 11

Premium Essay

Corporate Responsibility

...Demetria Brown Social Responsibility Is any corporation doing their part? Abstract In today’s society of accountability and sustainability, corporate reputation and corporate responsibility are intertwined. Corporations in particular now have to deal with rapidly growing pressures and expectations from diverse and demanding stakeholders (the people of the public) pressures that they cannot escape and expectations that they must address. Corporate Social Responsibility has begun to move from the sideline to the mainstream, from its established positions in socially responsible and environmental investment movements, to the center of media attention and on to the public agendas of multinational corporations. Much good can be credited to ethical public relations practice as is relates to corporate social responsibility. (Broom, 2009, p.133) The term "Corporate Social Responsibility" demonstrates the new expectations that are emerging for multinational corporations. Public relations and corporate responsibility worlds would do well to share an interest in aligning corporate reputation with a post-CSR agenda that is increasingly focused on accountability and sustainability -- and increasingly integrated with corporate strategy. Most corporate managements and communications professionals understand the basics of the corporate responsibility agenda and its potential impact, on the reputations of their companies and clients. Not all corporations are comfortable with......

Words: 1939 - Pages: 8

Chinese Hand Carved 100 Natural Nephrite Green Jade Goldfish Pendant Necklace | L'Homme qui valait 3 milliards - | Chocoberry