Free Essay

Membangun Pelayanan Pendidikan Negara Indonesia

In: Other Topics

Submitted By panjimustika
Words 1021
Pages 5
Judul
Tema
Sub-tema

: Membangun Pondasi Pelayanan Pendidikan Negara Indonesia
: Sektor Pelayanan Sebagai Pengemudi Perubahan
: Pelayanan Pendidikan

Pendidikan adalah salah satu kebutuhan yang tidak bisa disingkirkan hampir oleh setiap orang di manapun serta kapanpun. Hal ini terjadi karena pendidikan merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kualitas hidup serta sebagai investasi hidup jangka panjang dalam menjalani kehidupan secara sempit dan luas. Keadaan ini menjadikan pendidikan sebagai aspek penting dalam pengembangan kualitas hidup. Indonesia sebagai salah satu negara dengan peringkat penduduk yang terbesar di dunia dengan jumlah penduduk menurut BPS (20142015) mencapai 254,9 juta jiwa. Negara Indonesia sangat ketergantungan dengan kualitas pendidikan di dalamnya, sehingga selalu mengusahakan kebijakan-kebijakan yang mendukung pada pengembangan kualitas pendidikan itu sendiri. Segala sumber daya yang dimiliki oleh
Indonesia serta target wajib belajar 12 tahun ternyata belum bisa menerapkan pelayanan pendidikan dengan baik untuk rakyatnya.
Menurut Global School Rangkings, Indonesia menempati peringkat 69 dunia dari 76 negara dunia dalam hal sistem pendidikan pada tahun 2015 sehingga masuk peringkat sepuluh terburuk. Kesulitan dalam hal akses transportasi siswa-siswa menuju sekolah yang masih sering terjadi, ketersediaan sekolah serta penganjar yang belum merata di daerah, kualitas guru serta dosen yang masih belum memadai, terjadinya perubahan kurikulum yang belum bisa diterapkan dengan baik karena adaptasi yang memerlukan waktu, serta pertanyaan mengapa anggaran besar pada pendidikan belum bisa membuat kualitas pendidikan Indonesia merata baik dari sisi daerah maupun sisi sosial masyarakat. Keseluruhan permasalahan mengenai pendidikan yang dialami Indonesia ini mengakibatkan harus adanya pengembangan pada standar pelayanan minimal. Maka apabila semua perbaikan yang nantinya telah bisa dilaksanakan membuat Indonesia dapat mencapai target wajib belajar 12 tahun tersebut bagi warga negara Indonesia.
Kondisi pendidikan Indonesia yang mulai menata diri belum diikuti oleh pengadaan sarana dan prasarana sekolah yang merata di daerah. Kondisi tersebut salah satunya terjadi di daerah Indonesia bagian timur yang mendominasi keaadaan tersebut. Badan Pusat Statistik
(BPS) menunjukkan jika ada lebih dari 50% anak-anak usia sekolah berusia sekitar 3-19 tahun di Papua tidak mendapatkan pendidikan di sekolah. Tidak adanya transportasi yang memadai serta pemerataan fasilitas listrik yang belum memadai dari negara menjadi permasalahannya.
Dalam hal ini seharusnya pemerintah membentuk suatu lembaga khusus yang fokusnya khusus pada pemerataan sarana prasarana sekolah di seluruh wilayah Indonesia. Lembaga ini lah yang nantinya akan mencari, melaporkan, dan menjembatani daerah dengan pemerintah pusat untuk program pemerataan sarana dan prasarana.
Terkait kurikulum pendidikan, sampai tahun 2015 Indonesia telah berganti kurikulum hingga 11 kali. Kurikulum pertama Indonesia ada pada saat masa awal kemerdekaan Indonesia yaitu pada tahun 1947. Setelah itu terjadi pergantian kurikulum lainnya yang tercatat terjadi pada tahun 1952, 1964, 19,68, 1975, 1984, 1994, 2004, 2006, 2013, dan terakhir adalah pada tahun 2015. Sejak tahun 2004 hingga 2015 perubahan atau pergantian kurikulum terjadi masing-masing hanya dua tahun. Perubahan yang menurut pemerintah telah melalui proses yang disetujui oleh pihak-pihak yang terkait ini biasanya menimbulkan pro kontra baik pada sisi waktu maupun kebijakannya. Dari segi waktu sagat merugikan bagi sekolah, komite sekolah serta murid-murid sekolah yang harus siap walaupun dipaksakan, sedangkan dari sisi kebijakan seharusnya perubahan kurikulum melalui berbagai proses seleksi, persetujuan berbagai pihak termasuk saran-saran dari perguruan tinggi, dan penerapannya yang harus diberi

waktu lebih dalam hal persiapannya. Oleh karena itu pergantian kurikulum yang berniat baik untuk memperbaiki kurikulum sebelumnya harus dipersiapkan dengan matang, sehingga tidak menyebabkan pergantian kurikulum yang terkesan singkat dan atau terburu-buru.
Pada sisi SDM menurut Kemenristekdikti (2015) jumlah dosen kurang dari 160.000 orang dengan jumlah mahasiswa yang mencapai 5,4 juta orang. Perbandingan tersebut sangat jauh sehingga membuat efektivitas kegiatan belajar mengajar kurang. Dari segi kualitas SDM pun jumlah dosen yang sekitar 30% merupakan lulusan S1, sedangkan lulusan S2 hanya 15% dan lulusan S3 lebih sedikit yaitu 11%. Hal ini terjadi karena kurangnya rekrutmen dosen yang dilakukan akibat sedikitnya jumlah formasi dosen yang dikeluarkan oleh Kemenpan RB.
Dalam meningkatkan kulitas dosen dan guru pun harus memiliki kriteria serta cara yang berbeda dengan perekrutan pegawai lainnya. Hal ini untuk memperhatikan bila ada pemahaman yang menyimpang dari calon pengajar, kesehatannya, perilaku, serta kualitas ilmu yang terbaik. Banyak kasus di dunia pendidikan yang berkenaan dengan kasus kekerasan saat di sekolah oleh pengajar menjadi salah satu pertimbangan untuk melakukan perekrutan pengajar dengan metode seleksi yang khusus. Permasalahan tersebut merupakan dasar dari standar pelayanan minimal (SPM).
Kebijakan pemerintah mengenai SDM juga seharusnya memperhatikan pemerataan murid-murid sekolah. Indonesia pada saat ini membolehkan siswa sekolah untuk bersekolah pada tempat yang jauh dari lingkungan rumahnya dengan alasan bahwa sekolah tersebut berkualitas. Hal ini bisa mengakibatkan ketidakmerataan kualitas murid di setiap sekolah.
Seharusnya murid-murid sekolah diberi pilihan untuk mendaftar kepada sekolah mana yang diinginkannya dengan mempertimbangkan kedekatan lingkungan rumahnya, dengan begitu maka setiap sekolah akan memiliki kualitas yang sama-sama dari sisi kemerataan murid baik kecerdasan maupun ekonomi, dan keadaan sosialnya serta mencegah kepadatan jalan
(kemacetan) akibat terpusatnya daerah dengan titik-titik sekolah yang kualitasnya baik namun tidak merata.
Mengenai anggaran pendidikan dan kebijakan pemerintah berkenaan dengan pelayanan pendidikan pada tahun 2016 ini anggaran pendidikan bertambah dari sebelumnya menjadi
Rp424,8 triliun. Anggaran tersebut terbagi dua untuk Kemenristekdikti dan Kemendikbud.
Kemenristek dikti mendapat anggaran Rp43,79 triliun naik dari sebelumnya yang hanya mendapatkan Rp37,9 triliun. Berbeda dengan Kemenristekdikti, Kemendikbud hanya mendapatkan 49,23 triliun dari sebelumnya yang mendapat anggaran sebanyak 53,27 triliun.
Penurunan anggaran yang diberikan pada kemendikbud bisa menyebabkan terhalangnya pembuatan sarana prasarana pendidikan di daerah, beasiswa, dan dana bantuan lainnya.
Sedangkan program wajib belajar 12 tahun yang dicanangkan pemerintah lebih berkaitan dengan Kemendikbud, jadi bagaimana Indonesia dapat mencapai target wajib belajar 12 tahun bila bantuan yang diberikan pada pendidikan dasar melalui Kemendikbud dikurangi.
Menata pelayanan pendidikan di Indonesia dengan berbagai persoalannya tidak mustahil untuk dilakukan. Beragam permasalahan sarana prasarana sekolah yang belum merata pembangunannya dapat diatasi dengan pembentukan lembaga khusus pengembangan sarana dan prasarana, SDM pengajar yang masih jauh perbandingannya dengan jumlah mahasiswa atau murid sekolah yang terlalu tinggi dapat diatasi dengan melakukan rekrutmen yang teratur, pengannggaran pendidikan yang ada perlu lebih ditrasparankan penggunaannya, serta kebijakan pergantian kurikulum yang lebih baik perlu pengkajian mendalam oleh pemerintah dalam waktu penerapannya dan sistemnya. Seluruhnya merupakan salah satu solusi yang in shaa Aallah dapat diterapkan pemerintah dalam melayani pendidikan Bangsa Indonesia.…...

Similar Documents

Free Essay

Definisi Perekonomian Indonesia

...Definisi perekonomian Indonesia Secara umum perekonomian indonesia adalah cara suatu bangsa atau negara untuk mengatur kehidupan ekonomi agar tercapai kemakmuran dan kesejahteraan rakyatnya. Menurut UUD 1945 perekonomian indonesia adalah sistem perekonomian campuran dimana negara menguasai cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak, bumi dan air dan kekayaan yang terkandung didalamnya yang merupakan pokok kemakmuran rakyat dikuasai oleh negara Macam-macam sistem perekonomian di Indonesia 1. Sistem Ekonomi Tradisional Merupakan sistem ekonomi yang masih terikat dengan adat istiadat, kebiasaan dan nilai budaya setempat Ciri – ciri: a) aturan yang dipakai adalah aturan tradisi, adat istiadat, dan kebiasaan; b) kehidupan masyarakatnya sangat sederhana; c) kehidupan gotong-royong dan kekeluargaan sangat dominan; d) teknologi produksi yang digunakan masih sangat sederhana. 2. Sistem Ekonomi Liberalis Merupakan sistem ekonomi yang memberikan kebebasan kepada masyarakat untuk memilih dan melakukan usaha sesuai keinginan dan keahliannya Ciri –ciri : a) setiap individu memiliki kebebasan untuk memiliki faktor-faktor produksi; b) perekonomian diatur oleh mekanisme pasar; c) peranan modal dalam perekonomian sangat menentukan bagi setiap individu untuk menguasai sumber-sumber ekonomi sehingga dapat menciptakan efisiensi; d) peranan pemerintah dalam perekonomian sangat kecil; e) hak milik atas alat-alat produksi dan......

Words: 2612 - Pages: 11

Free Essay

Isu Pendidikan

...Penyediaan Soalan Kepada Moderator dan Ahli Panel- Kolloqium Perdana- Kemana hala tuju pendidikan negara? Fokus Asal Isu Pendidikan Negara 1- Exam-oriented 2- Sistem Pentaksiran Berdasarkan Sekolah (PBS) 3- Pelan Pembangunan Pendidikan 2013- 2025 (PPP) 4- Perbandingan pendidikan di Malaysia vs pendidikan di negara luar 5.Pengangguran dalam kalangan mahasiswa IPTA dan IPTS 6. Praktikal vs Teori ( Realisme dan Idealisme) 7. Islamisasi dalam pendidikan (Soalan2 ini adalah untuk Pusingan Kedua) Exam-oriented 1) Kita melihat bahawa peperiksaan masih menjadi kayu ukur utama penilaian kejayaan seseorang pelajar berbanding sistem pendidikan di negara-negara maju. Kecemerlangan mereka realitinya diuji pada gred peperikasaan mereka semata-mata. Banyak juga program-program yg dilakukan menjurus ke arah memastikan kejayaan pelajar dalam mendapatkan markah yg tinggi di dlm peperiksaan berbanding kecemerlangan menyeluruh. Persoalannya, apakah ada usaha berterusan pihak kerajaan dalam memperkemas dan memperbaiki sistem ini yang dilihat sebagai tidak melahirkan pelajar yang mampu berfikir secara kritikal dan kritis tetapi hanya menjawab berdasarkan format buku teks semata? Apa komen dato? *soalan bonus : Kewajaran UPSR dan PMR dimansuhkan? Kes yg wajar di beri perhatian : - Kematian S. Subashini dari SRJK Tamil Ladang Sempah. Membunuh diri kerana memperoleh 4B, 2C dan 1D dalam UPSR. Tidak menepati sasaran beliau iaitu, 4A - Ad individu yang mendakwa mendapat 24A1 dalam......

Words: 1150 - Pages: 5

Free Essay

Rukun Negara

...Penyelidikan Pendidikan Tinggi Negara (IPPTN) Suite 109, Tingkat Satu, Kompleks EUREKA Universiti Sains Malaysia 11800 Pulau Pinang. Oktober 2009 SENARAI AHLI PASUKAN KAJIAN Ketua Kajian Profesor Badaruddin Mohamed, USM Ahli Pasukan Kajian Profesor Ambigapathy Pandian, USM Profesor Fauziah Md. Taib, USM Profesor Yang Farina Abdul Aziz, UKM Profesor Madya Shukran Abd. Rahman, UIAM Profesor Madya Sarjit Kaur, USM Profesor Madya Rozinah Jamaludin, USM Profesor Madya Ahmad Nurulazam Md. Zain, USM Dr. Munir Shuib, USM Dr. Melissa Ng Lee Yen Abdullah, USM Dr. Vikneswaran Nair, Taylor’s University College Penyunting Teks Laporan Profesor Madya Noriah Mohamed, USM Pegawai Penyelidik Pn. Shida Irwana Omar, USM Kandungan Senarai Jadual Senarai Rajah Akronim Pengenalan Dan Skop Kajian iv iv iv vi Bab 1 1.1 1.2 Malaysia Ke Arah Hab Kecemerlangan Pengajian Tinggi Antarabangsa, 2020 Pengambilan akademik pelajar antarabangsa di Malaysia Unjuran pelajar antarabangsa di Malaysia untuk tempoh 2009 hingga 2012 1 3 7 Bab 2 Faktor-Faktor Pemilihan Malaysia Sebagai Destinasi Pengajian Pelajar Antarabangsa 9 Bab 3 Garis Panduan Yang Sedia Ada Berhubung Dengan Pengurusan Dan Pengambilan Pelajar Antarabangsa Di Malaysia Rekod dan prestasi IPTS Kursus yang ditawarkan Unit/Pejabat pelajar antarabangsa Kemudahan tempat tinggal Pemeriksaan keselamatan Insuran pelajar antarabangsa Dasar pemulangan yuran pengajian Makluman kepada kedutaan negara asal......

Words: 15290 - Pages: 62

Free Essay

Perekonomian Indonesia

...akan menganalisa mengenai proses akumulasi yang terjadi di Indonesia dan Brazil. Proses akumulasi adalah proses pemanfaatan sumber daya untuk meningkatkan produksi ekonomi, seiring dengan peningkatan pendapatan per kapita masyarakatnya. Variabel-variabel yang digunakan dalam proses akumulasi ialah : 1. Investasi (Akumulasi Modal Fisik, % terhadap GDP) Apabila pendapatan per kapita meningkat, maka tabungan domestik dan investasi domestik pun meningkat pula, hal ini dikarenakan semakin banyak masyarakat yang melakukan saving dan investing karena pendapatan mereka pun semakin banyak. Sebaliknya, apabila pendapatan per kapita meningkat maka aliran modal masuk mengalami penurunan. Hal ini dikarenakan, negara tersebut merasa sudah memiliki cukup tabungan atau investasi domestik, sehingga mengurangi jumlah aliran modal yang masuk dari luar negeri ke dalam negeri. a. Foreign Direct Investment Peningkatan rasio investasi terhadap GDP ( InvestmentGDP) dapat disebabkan karena meningkatnya Investasi Asing (Foreign Investment) dan Pinjaman Asing (Foreign Loan). Berikut ini adalah data Foreign Direct Investment Indonesia negara Indonesia dan Brazil. FOREIGN DIRECT INVESTMENT (%GDP) Country Name | 2003 | 2004 | 2005 | 2006 | 2007 | 2008 | 2009 | 2010 | 2011 | World | 1,53 | 1,67 | 3,00 | 3,40 | 4,39 | 3,56 | 1,96 | 2,08 | 2,33 | Brazil | 1,84 | 2,74 | 1,75 | 1,78 | 3,26 | 3,07 | 1,94 | 2,49 | 2,89 | Indonesia | -0,25 | 0,74 | 2,92 | 1,35 | 1,60 | 1,83 | 0,90 |......

Words: 1904 - Pages: 8

Free Essay

Analisis Laporan Keuangan Lima Tahun Pt Unilever Indonesia Tbk

...ANALISIS LAPORAN KEUANGAN LIMA TAHUN PT UNILEVER INDONESIA TBK Oleh: Yessica Angkawijaya 08120110013 Calandra Alencia Haryani 08120110014 Felicia Francisca 08120110017 Andrew Janaprasetya 01220110075 Chin Lung 01220110034 UNIVERSITAS PELITA HARAPAN KARAWACI 2013 BAB I PENDAHULUAN LATAR BELAKANG TENTANG UNILEVER PT Unilever Indonesia Tbk (perusahaan) didirikan pada 5 Desember 1933 dengan nama Lever’s Zeepfabrieken NV dengan akta No 23 dari Pak AH van Ophuijsen, notaris di Batavia. Akta ini disetujui oleh Gouverneur Generaal van Nederlandsch-Indie dengan surat No 14 pada tanggal 16 Desember 1933, didaftarkan di Raad van Justitie di Batavia dengan No 302 pada tanggal 22 Desember 1933 dan diumumkan dalam Javasche Courant tanggal 9 Januari 1934 Tambahan No 3. Nama perusahaan berubah menjadi PT Unilever Indonesia Dengan akta No 171 dari notaris Ny Kartini Muljadi SH tanggal 22 Juli 1980. Kemudian, namanya berubah lagi menjadi PT Unilever Indonesia Tbk dengan akta No 92 dari notaris Mudofir Hadi SH Mr tanggal 30 Juni 1997 yang disetujui oleh Menteri Kehakiman dalam surat keputusan No.C2-1.049HT.01.04 TH.98 tanggal 23 Februari 1998 dan diumumkan dalam Berita Negara Nomor 2.620 15 Mei 1998 Tambahan No 39. Perusahaan tercatat 15% sahamnya di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya setelah mendapat persetujuan dari Ketua Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam) No.SI-009/PM/E/1981 pada tanggal 16 November 1981. Pada tanggal 24 Juni 2003 di......

Words: 3029 - Pages: 13

Free Essay

Indonesia

...Bab I Pendahuluan 1.1 Latar Belakang Pancasila sebagai dasar negara dan falsafah bangsa yang dibentuk oleh para pendiri bangsa yang secara resmi tercantum dalam alinea ke-empat Pembukaan Undang Undang Dasar 1945 dan berasal dari kepribadian bangsa Indonesia sendiri yang memang sudah mendarah danging bagi masyarakat Indonesia dalam bermasyarakat , berbangsa dan bernegara. Nilai-nilai luhur bangsa yang ditanamkan dalam lima sila ini memiliki peranan masing-masing yang saling mendukung dalam mewujudkan cita-cita bangsa yang, namun karena maraknya globalisasi yang muncul menyebabkan nilai-nilai luhur bangsa ikut terkikis zaman, yang sebenarnya bila kita laksanakan pancasila dalam kehidupan sehari-hari nilai luhur pancasila itu tidak lekang dimakan zaman yang sudah bermacam-macam ini . Dewasa ini banyak sekali terjadi permasalahan dan penyimpangan dari nilai-nilai luhur bangsa yang disebabkan oleh tidak memilikinya sifat pancasila , khususnya Salah satu sila yang terdapat dalam pancasila yang mendukung mengenai cita-cita bangsa yang terdapat dalam alinea ke-dua Pembukaan Undang Undang Dasar 1945 mengenai cita-cita bangsa “Negara yang merdeka , bersatu ,berdaulat , adil dan makmur” adalah sila ke-5 yaitu , “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”. Namun dalam perjalanan mencapai cita-cita bangsa penerapan pancasila tidak berjalan dengan baik , bahkan para petinggi negara pun dapat menjadi penghambatnya, sering kali dijadikan alasan untuk para......

Words: 1249 - Pages: 5

Free Essay

Manajemen Sekuriti Mabes Polri Indonesia

...MANAJEMEN SEKURITI FISIK MABES POLRI BAGIAN BARAT Diny Luthfah SH MH Msi Penulisan ini adalah mengenai Manajemen Sekuriti Pada Mabes Polri Bagian Barat yang merupakan Markas Besar Kepolisian Indonesia. Bertitik tolak berdasarkan kebutuhan akan rasa aman menjadi salah satu kebutuhan dasar dari seorang manusia. Berangkat dari kebutuhan rasa aman ini, maka manusia melalui kemampuan manajemen mengupayakan untuk membuat secara struktur penyelenggaraan keamanan dengan menggunakan tata cara yang terstruktur dan teratur. Manajemen Sekuriti pada Mabes Polri diambil sebagai topik pada tulisan ini dikarenakan menurut pengamatan dari penulis diperlukan peningkatan dari manajemen sekuriti Mabes Polri bagian Barat yang telah diselenggarakan saat ini, dikarenakan pada bagian ini berkantor Kepala Kepolisian Republik Indonesia , yang merupakan salah satu aset sumber daya manusia Indonesia terpenting. Pendekatan penulisan yang digunakan adalah dengan metode kualitatif. Penulisan kualitatif memusatkan perhatian kepada prinsip-prinsip umum yang mendasari perwujudan satuan-satuan gejala yang ada di dalam kehidupan manusia. Beberapa kendala yang diketemukan oleh penulis seperti belum ada manajemen yang terorganisir dan mempunyai standarisasi jelas atau yang sesuai dengan teori-teori mengenai keamanan sebagaimana mestinya.Untuk itu penulis, melalui penulisannya akan menjelaskan kendala-kendala yang ada dikaitkan dengan teori-teori yang berhubungan untuk itu. Saran penulis dalam mewujudkan......

Words: 7026 - Pages: 29

Free Essay

Arsitektur Perbankan Indonesia

...2.1 PENGERTIAN ARSITEKTUR PERBANKAN INDONESIA Arsitektur Perbankan Indonesia (API) merupakan suatu kerangka dasar sistem perbankan Indonesia yang bersifat menyeluruh dan memberikan arah, bentuk, dan tatanan industri perbankan untuk rentang waktu lima sampai sepuluh tahun ke depan. Arah kebijakan pengembangan industry perbankan di masa datang yang dirumuskan dalam API dilandasi oleh visi mencapai suatu sistem perbankan yang sehat, kuat dan efisien guna menciptakan kestabilan sistem keuangan dalam rangka membantu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Berpijak dari adanya kebutuhan blue print perbankan nasional dan sebagai kelanjutan dari program restrukturisasi perbankan yang sudah berjalan sejak tahun 1998, maka Bank Indonesia pada tanggal 9 Januari 2004 telah meluncurkan API sebagai suatu kerangka menyeluruh arah kebijakan pengembangan industri perbankan Indonesia ke depan. Peluncuran API tersebut tidak terlepas pula dari upaya Pemerintah dan Bank Indonesia untuk membangun kembali perekonomian Indonesia melalui penerbitan buku putih Pemerintah sesuai dengan Inpres No. 5 Tahun 2003, dimana API menjadi salah satu program utama dalam buku putih tersebut. Dengan tujuan untuk memperkuat fundamental industry perbankan di Indonesia, Bank Indonesia mulai tahun 2004 berusaha menerapkan Arsitektur Perbankan Indonesia (API). Arsitektur Perbankan Indonesia merupakan suatu kerangka dasar pengembangan sistem perbankan Indonesia yang bersifat menyeluruh untuk rentang waktu lima sampai...

Words: 1787 - Pages: 8

Free Essay

Pengangguran Di Indonesia

...BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pengangguran diidentifikasikan sebagai ketidakmampuan angkatan kerja untuk memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan. Pengangguran terjadi di seluruh negara di dunia, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Pengangguran yang tinggi pada negara berkembang, seperti Indonesia, menjadi masalah yang sulit untuk dipecahkan.Sebuah negara tidak akan bisa lepas dari berbagai macam permasalahan yang berhubungan dengan warga negaranya. Terlebih lagi pada negara yang memiliki jumlah penduduk yang tinggi, seperti Indonesia. Masalah ketenagakerjaan, pengangguran, kenaikan harga atau yang disebut dengan inflasi, begitu juga kemisikinaan di Indonesia sudah merupakan masalah pokok bagi bangsa ini dan membutuhkan solusi yang tepat untuk menyelesaikan masalah tersebut agar tidak menghambat langkah Negara Indonesia untuk menjadi negara yang lebih maju. Pemerintah sudah melakukan berbagai macam cara unuk mengatasi masalah-masalah tersebut. Pengangguran di Indonesia sendiri dikarenakan di Indonesia masih banyak orang bermalas-malasan, dan berharap uang datang dengan sendirinya. Beberapa ada yag mempuyai niat untuk bekerja tetapi tidak memiliki kemampuan. Sedangkan sebaliknya ada juga orang yang memiliki kemampuan tetapi tidak mau menggunakan kemampuannya itu untuk bekerja. Pengangguran terjadi karena lebih banyaknya jumlah angkatan kerja dibandingkan lapangan pekerjaan. Fenomena pengangguran juga berkaitan erat dengan......

Words: 2947 - Pages: 12

Free Essay

Modal Asing Menjamur Di Indonesia

... Semakin maraknya modal asing di perbankan indonesia perlu dibatasi. Hal ini bisa menyebabkan ketidakstabilan sistem keuangan. Pasalnya di indonesia permodalan asing sudah mencapai 64 persen. Berdasarkan data PT Kustodian Setral Efek Indonesia (KSEI). Per Januari 2015, investor asing institusi menguasai Rp 1,289 triliun (68,49%) dari total kepemilikan asing. Adanya UU No 10 Tahun 1998 tentang  Perbankan yang mengizinkan kepemilikan asing pada bank lokal hingga 99 persen, seolah menjadi angin segar yang mengakibatkan permodalan asing semakin menjamur di Indonesia. Perlu adanya penegasan tentang batasan permodalan asing di sektor perbankan Indonesia. Hal ini tidak mungkin bisa dibiarkan begitu saja. Bisa dikatakan Indonesia adalah negara yang paling longgar dalam membatasi permodalan asing berbeda dari negara-negara tetangga seperti malaysia, singapura dan filipina yang sangat ketat dalam membatasi permodalan asing. Dengan banyaknya modal asing yang masuk di wilayah Indonesia, menunjukkan bahwa banyak investor asing yang tertarik untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Mungkin hal ini karena pertumbuhan ekonomi yang tinggi, dan jumlah penduduk Indonesia yang banyak sehingga terlihat menjanjikan bagi investor asing. Modal asing sebenarnya sangat bermanfaat bagi Indonesia terutama untuk menggairahkan iklim usaha maupun perekonomian Indonesia dan modal asing juga bisa digunakan untuk mempercepat proses pembangunan ekonomi di Indonesia namun dibalik semua keuntungan itu juga ada......

Words: 615 - Pages: 3

Free Essay

Sistem Pendidikan Malaysia

...sistem pendidikan di Malaysia telah berjaya membentuk integrasi nasional di kalangan pelbagai etnik. Ini kerana sistem pendidikan yang sedia ada di Malaysia hanya pada peringkat memupuk perpaduan tetapi masih belum matang dan berjaya nampak hasilnya di kalangan rakyat. Hubungan di antara etnik boleh dikatakan dalam keadaan yang harmoni dan saling menghormati tetapi masih tidak rapat seperti yang diharapkan. Di sini mempunyai beberapa sebab dan faktor sistem pendidikan Malaysia masih gagal untuk membentuk integrasi antara etnik di negara. Pertama sekali, proses pembelajaran dan pendidikan secara berkelompok atau berpuak mengikut etnik yang sama sering wujud dalam sistem pendidikan di Malaysia. Pengasingan instutusi pendidikan mengikut kaum merupakan fenomena yang boleh dilihat sejak awal lagi. Ini mungkin disebakan oleh kesan dasar pecah perintah pada zaman pemerintahan di negara ini. Perpaduan sepatutunya dipupuk sejak kecil lagi. Tetapi malangnya, pemisahan corak pendidikan mengikut aliran persekolahan yang berbeza berteraskan kaum telah menemui kegagalan mencapai matlamat tersebut. Mereka tidak diberi peluang untuk bergaul dan berinteraksi dengan kaum yang berbeza, sebaliknya hanya hidup bersama dengan etnik yang sama. Sebagai contoh, etnik Cina dan India biasanya akan menghantar anak-anak mereka ke sekolah jenis kebangsaan berbanding sekolah kebangsaan. Lebih-lebih lagi, sesetengah ibu bapa turut menghantar anak-anak mereka untuk menyambungkan pengajian di......

Words: 937 - Pages: 4

Free Essay

Pendidikan Islam

...Puan Badariah TOKOH-TOKOH ISLAM TAJUK 22: IMAM ABU HANIFAH R.H TAJUK 23: IMAM MALIK R.H TAJUK 24: IMAM SYAFIE R.H TAJUK 25: IMAM AHMAD BIN HANBAL R.H TAJUK 26: IMAM BUKHARI R.H TAJUK 27: IMAM AL-GHAZALI R.H ISI KANDUNGAN (A)- LATAR BELAKANG ….--(B) - PENDIDIKAN (C) – SUMBANGAN (D)- NAMA KITAB ATAU KARYA YANG TERKENAL TAJUK 22: IMAM ABU HANIFAH R.H LATAR BELAKANG 1.Nama beliau ialah Nukman bin Thabit. Beliau dilahirkan di Kufah pada tahun 80 hijrah bersamaan 699 Masihi. 2.Dikenali sebagai Abu Hanifah kerana salah seorang anaknya bernama Hanifah 3.Beliau berketurunan Parsi dan ayahnya ialah seorang peniaga kain. 4.Kemewahan yang dinikmati oleh keluarganya membolehkan beliau belajar ke peringkat tinggi tanpa halangan 5. Beliau berpegang teguh dengan hukum Allah SWT dan merupakan seorang saudagar yan berpendidikan tinggi. 6. Abu Hanifah juga berakhlak mulia, pemurah,ikhlas dan berani. PENDIDIKAN 1. Beliau mempelajari pelbagai bidang ilmu pengetahuan terutama ilmu undang-undang Islam (syariah) 2. Penglibatan beliau dalam bidang perniagaan memantapkan lagi ilmu pengetahuan yang dipelajari. 3. Hal ini membolehkan beliau mengeluarkan pendapat yang jelas dan praktikal tentang hukum agama......

Words: 1049 - Pages: 5

Free Essay

Indonesia Ministry of Health Law\

...REPUBLIK INDONESIA NOMOR 30 TAHUN 2014 TENTANG STANDAR PELAYANAN KEFARMASIAN DI PUSKESMAS DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa untuk meningkatkan mutu pelayanan kefarmasian di Puskesmas yang berorientasi kepada pasien diperlukan suatu standar yang dapat digunakan sebagai acuan dalam pelayanan kefarmasian; b. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan untuk melaksanakan ketentuan Pasal 21 ayat (4) Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 2009 tentang Pekerjaan Kefarmasian, perlu menetapkan Peraturan Menteri Kesehatan tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas; Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1997 Nomor 10, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3671); 2. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437) sebagaimana telah diubah terakhir dengan UndangUndang Nomor 12 Tahun 2008 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844); 3. Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 143, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5062); 4. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan (Lembaran Negara Republik......

Words: 8105 - Pages: 33

Free Essay

Perkembangan Pendidikan Kewarganegaraan Di Indonesia

...NAMA : M. Syauqi Jazil NIM : 135030201111081 K Class 2013 TAKE HOME UTS PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Perkembangan Pendidikan Kewarganegaraan di Indonesia   Sebelum Proklamasi Kemerdekaan   Pada jaman Hindia Belanda di kenal dengan nama “Burgerkunde”. Pada waktu itu ada 2 buku resmi yang digunakan, yaitu : a. Indische Burerschapkunde, yang di bicarakan dalam buku tersebut, masalah masyarakat pribumi. Pengaruh barat, bidang sosial, ekonomi, hukum, ketatanegaraan dan kebudayaan, masalah pertanian, masalah perburuhan. Kaum menengah dalam industri dan perdagangan, terbentuknya dewan rakyat, masalah pendidikan, kesehatan masyarakat, pajak, tentara dan angkatan laut.  b. Rech en Plich ( Bambang Daroeso, 1986: 8 9) karangan J.B. Vortman yang dibicarakan dalam buku tersebut yaitu :Badan pribadi yang mengutarakan masyarakat dimana kita hidup, obyek hukum dimana dib icarakan eigondom eropah dan hak-hak atas tanah. Masalah kedaulatan raja terhadap kewajiban-kewajiban warga negara dalam perinta Hindia Belanda. Masalah Undang-Undang, sejarah alat pembayaran dan kesejahteraaan Adapun tujuan dari buku tersebut, yakni: agar rakyat jajahan lebih memahami hak dan kewajibannya terhadap pemerintah Hindia Belanda, sehingga diharapkan tidak menganggap pemerintah belanda sebagai musuh tetapi justru memberikan dukungan dengan penuh kesadaran dalam jangka waktu yang  panjang.   Pada tahun 1932 pemerintah Hindia Belanda mengeluarkan peraturan yang disetujui Volksraad, bahwa setiap ugru......

Words: 1743 - Pages: 7

Free Essay

Persaingan Bisnis Telekomunikasi Indonesia

...untuk mencari teknologi yang lebih baik untuk meningkatkan efisiensi produksi dan meningkatkan keuntungan. Kebanyakan industri telekomunikasi di negara berkembang masih mempunyai struktur monopoli alamiah. Monopolist mungkin akan memperoleh lebih banyak keuntungan dengan cara sederhana yaitu menaikkan harga produksi. Karena kemudahan ini mungkin akan member insentif yang kecil bagi monopolist untuk mencari teknologi yang lebih baik. Konsekuensinya, oarang lebih percaya bahwa kompetisi akan mendorong efisiensi produksi. Di sisi lain, adanya skala ekonomis akan mendukung perilaku monopolist, dengan persaingan akan menyebabkan setiap perusahaan akan mempunyai ukuran yang kecil dan tidak dapat mencapai skala ekonomis secara keseluruhan. Dalam kaitannya dengan efisiensi produksi (yang mempunyai implikasi terhadap kesejahteraan), perdebatan antara persaingan dengan monopolist akan menghasilkan trade-off antara efisiensi dengan skala ekonomis. Regulated monopoli merupakan hibrid yang mengkompromikan kedua hasil tersebut. Kinerja dari regulated monoply dipengaruhi oleh adanya struktur informasi yang asimetri antara perusahaan dengan pembuat regulasi. 2. Struktur Industri Telekomunikasi Seiring dengan semakin derasnya arus globalisasi, yang didalamnya dituntut adanya pertukaran informasi yang semakin cepat antar daerah dan negara, membuat peranan telekomunikasi menjadi sangat penting. Telekomunikasi sebagai wahana bagi pertukaran informasi akan semakin memperhatikan......

Words: 5410 - Pages: 22

Most Watched | Spartacus Sangue e Sabbia Blood And Sand Serie TV Streaming Download | Burning Down t season 10 episode 15