Free Essay

Perkembangan Mobile Broadband Di Negara Maju vs Negara Berkembang

In: Business and Management

Submitted By risma
Words 2646
Pages 11
Perkembangan Mobile Broadband di Negara Maju Vs Negara Berkembang

March 25

2013
Oleh: Rismania.V/840129

Tulisan ini memaparkan perbandingan perkembangan teknologi broadband, khususnya mobile broadband di Negara-negara maju dan Negara-negara berkembang serta dampak positif kehadiran teknologi tersebut di berbagai aspek sosial ekonomi.

Perkembangan Mobile Broadband di Negara Maju Vs Negara Berkembang

2013

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Teknologi internet berkembang dari narrowband menuju broadband, dari kilobit menjadi gigabit. Semula internet hanya menghubungkan antara manusia satu dengan manusia yang lain, namun sekarang berkat internet broadband kita dapat terkoneksi dengan benda-benda,

misalnya cctv di rumah melalui speedy access monitor. Dunia jaringan saat ini telah berubah, tidak hanya darisegi kecepatannya saja, tetapi juga ukuran, skala, dan lingkupnya (Broadband Commission; 2012 : 6). Internet broadband harus dapat diakses oleh semua kalangan. Untuk itu pada tahun 2010 International Telecommunication Union (ITU) bersama-sama dengan PBB membentuk satu komisi khusus yaitu Broadband Commission sebagai upaya realisasi akses broadband dan akses konektivitas di seluruh penjuru dunia. Dan diharapkan pada tahun 2015 inklusi digital tersebut telah tercapai (Broadband Commission; 2012 : 12). Internet berkecepatan tinggi via telepon seluler merupakan salah satu cara yang paling memungkinkan untuk mencapai hal tersebut mengingat 15% dari total populasi dunia memiliki telepon genggam, dan nilai tersebut akan terus bertambah dengan pesat (Broadband Commission; 2012 : 13). Ericsson (2012) memperkirakan bahwa pelanggan pendapatan mobile broadband secara global mencapai 1.5 milyar dollar pada akhir tahun 2012 dan akan naik lebih dari 400% atau sekitar 6.5 milyar dollar di tahun 2018. Telepon seluler akan menjadi perangkat yang dominan dalam mengakses mobile broadband.

Tabel 1.1 Jumlah Pendapatan Aktif Mobile Broadband per Regional tahun 2010 & 2011
Active mobile broadband subscriptions by region in 2010 and 2011 (2011 figures are estimates) Developed Developing nations nations Arab Asia & The Americas

Global Active mobile broadband subscriptions 1,093 2011 (millions)

Africa

States Pacific

CIS

Europe

635

458

27

42

422

87

226

279

Perkembangan Mobile Broadband di Negara Maju Vs Negara Berkembang

2013

Per 100 people 2011 Active mobile broadband

15.7%

51.3%

8.0%

3.3%

11.7%

10.7%

31.3% 36.5%

29.7%

subscriptions 773 2010 (millions) Per 100 people 2010 11.2%

516

256

14

26

281

63

174

206

41.8%

4.5%

1.8%

7.4%

7.3%

22.5% 28.2%

22.1%

Source: International Telecommunication Union (June 2012)

via: mobiThinking

Sumber : http://mobithinking.com/mobile-marketing-tools/latest-mobile-stats/b diakses pada 15 Maret 2013 pukul 08.00 WIB).

Tabel di atas menunjukan bahwa jumlah langganan mobile broadband aktif secara global meningkat sebanyak 4,5% dalam kurun waktu 1 tahun antara tahun 2010-2011 yaitu mencapai $ 1.093 milyar. Jumlah langganan mobile broadband terbesar ada di negara-negara maju dengan jumlah 635 milyar di tahun 2011 atau terjadi penambahan lebih dari 10% dari tahun 2010. Afrika dan Arab merupakan dua negara dengan jumlah langganan terendah. Meskipun demikian, jumlah langganan mobile broadband di Afrika melonjak hampir 100% dalam kurun waktu satu tahun. Tingginya penetrasi mobile broadband tersebut membawa masyarakat pada era ekonomi digital global. Internet, khususnya internet pita lebar, telah menciptakan gelombang ketiga kapitalisme yang mengubah banyak aspek pasar- dari perilaku konsumen hingga bisnis model yang baru. Mobilitas, cloud computing, intelijen bisnis dan sosial media turut berkontribusi tidak hanya di negara-negara maju, tetapi juga di negara-negara berkembang (Oxford Economics, 2011 : 2).

1.2 Rumusan Masalah Perkembangan jaringan mobile saat ini semakin populer di negara-negara di kawasan Asia Pasifik. Penelitian yang dilakukan oleh KPMG (2009) menyatakan bahwa perkembangan di industri telekomunikasi tersebut menyebabkan meningkatnya permintaan terhadap jasa telekomunikasi prabayar. Di negara-negara berkembang pelanggan operator telekomunikasi prabayar mencapai 95%, dan bahkan di negara-negara maju jumlah pelanggan prabayar mencapai 40%.

Perkembangan Mobile Broadband di Negara Maju Vs Negara Berkembang

2013

Kehadiran internet pita lebar, baik pada jaringan kabel maupun nirkabel, tersebut berdampak pada gaya hidup dan kehidupan masyarakat di seluruh dunia. Teknologi ini menawarkan kesempatan yang besar bagi kemajuan perkembangan sosial ekonomi, khususnya teknologi mobile broadband (Broadband Commission, 2012 :20). Oleh sebab itu, rumusan masalah dalam makalah ini yaitu antara lain : 1.2.1 Bagaimana perbandingan perkembangan mobile broadband di negara-negara berkembang vs negara-negara maju? 1.2.2 Aspek-aspek apa saja yang dipengaruhi oleh perkembangan mobile broadband tersebut?

1.3 Tujuan dan Manfaat Penulisan Makalah ini bertujuan untuk memberikan deskripsi perkembangan internet pita lebar

nirkabel di negara-negara maju dan di negara-negara berkembang. Melalui tulisan ini juga diharapkan dapat memberikan perbandingan di kedua kelompok negara tersebut. Selain itu, makalah ini juga bertujuan untuk memaparkan aspek-aspek sosial ekonomi apa sajakah yang dipengaruhi oleh teknologi mobile broadband tersebut.

Perkembangan Mobile Broadband di Negara Maju Vs Negara Berkembang

2013

BAB II PEMBAHASAN Dampak multiplier industri telekomunikasi di berbagai negara sangat luar biasa, karena menjadi infrastruktur penggerak seluruh sektor mulai industri telekomunikasi itu sendiri, juga mendorong sektor perdagangan, manufaktur, sektor usaha kecil menengah sebagai penggerak ekonomi rakyat.Seiring perkembangan teknologi, layanan telekomunikasi telah menjadi salah satu kebutuhan pokok masyarakat. Jika sekitar 10 tahun lalu rata-rata seorang penduduk mengeluarkan biaya komunikasi masih relatif kecil, belakangan dengan kasat mata seorang pengguna telepon bisa menghabiskan pulsa hingga ratusan ribu rupiah (Sinaga, 2008).

2.1 Perkembangan Mobile Broadband di Negara Maju dan Negara Berkembang

Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi dikelompokkan menjadi lima tahapan (KPMG, 2009 :6) yaitu : a. Dari Analog ke Digital b. Dari Telekomunikasi Protokol ke Internet Protokol (IP) c. Dari narrowband menuju broadband d. Dari wireline menjadi wireless (termasuk di dalamnya seluler, satelit, gelombang mikro dan WiMax) e. Dari broadband 1444kbps menjadi broadband berkecepatan tinggi dengan kecepatan sampai dengan 100 Mbps dan 1Gbps untuk penggunaan domestik versi wireline serta jaringan 3G untuk broadband nirkabel (wireless).

Grafik 2.1 : Perkembangan TIK Global 2001 - 2011

Perkembangan Mobile Broadband di Negara Maju Vs Negara Berkembang

2013

Grafik di atas menunjukan pergerakan Teknologi Informasi dan Komunikasi secara Global dari tahun 2001 sampai dengan 2011. Tren penggunaan Telepon seluler melonjak naik sangat signifikan dari hanya 20 pengguna hingga hampir 90 pengguna per 100 penduduk. Hal ini menunjukkan ada peningkatan lebih dari 70% dalam penggunaan telepon seluler tersebut. Tingginya kepemilikan telepon seluler di masyarakat tersebut memicu meningkatnya pendapatan dari penggunaan internet individual. Penggunaan internet individu hanya 10% di tahun 2001 menjadi sekitar 35% per 100 penduduk di tahun 2011. Kecenderungan lain yaitu meningkatnya penggunaan mobile broadband. Meskipun mobile broadband ini baru muncul di tahun 2007, namun jumlah individu yang menggunakan mobile broadband di tahun 2011 melampaui fixed broadband. Di tahun 2011 hampir 20% dari penduduk dunia yang memanfaatkan mobile broadband untuk memenuhi kebutuhan mereka terhadap dunia digital, dan prosentase penggunaan fixed broadband di tahun yang sama hanya mendekati angka 10%.

Grafik 2.2 : Pertumbuhan Populasi Vs Pertumbuhan Mobile-cellular

International Telecommunication Union (ITU) di tahun 2013 memprediksikan bahwa pertumbuhan pengguna seluler bergerak hampir menyamai dengan pertumbuhan jumlah penduduk dunia, dan lebih dari 50% atau sebanyak 3.5 milyar dari total 6,8 milyar ada di kawasan Asia Pasifik. Permintaan broadband yang mengalami peningkatan tersebut telah membuat bandwidth menjadi sumber pertumbuhan, namun seiring dengan semakin ketatnya persaingan antar operator telekomunikasi dan munculnya perang harga, maka bandwidth menjadi sebuah komoditas di negaranegara maju bahkan di beberapa kota metropolitan di negara-negara berkembang (KPMG, 2009: 7). Seiring dengan penetrasi seluler bergerak yang mendekati 100% dan terjadinya kejenuhan pasar,

Perkembangan Mobile Broadband di Negara Maju Vs Negara Berkembang

2013

menyebabkan tingkat pertumbuhan jatuh ke titik terendah baik di negara-negara maju maupun di negara-negara berkembang. Grafik 2.3 : Perbandingan Tingkat Pertumbuhan Abodemen Telepon Seluler Negara Maju Vs Negara Berkembang

Tingkat penetrasi seluler bergerak secara global saat ini mencapai angka 96% dengan komposisi pertumbuhan sebesar 128% di negara-negara berkembang dan 89% di negara-negara maju. (ITU, 2013: 1).

Grafik 2.4 : Perbandingan Penetrasi Mobile Broadband Negara Maju Vs Negara Berkembang

Perkembangan Mobile Broadband di Negara Maju Vs Negara Berkembang

2013

2.2 Penetrasi Broadband dan Pengaruhnya pada Aspek Ekonomi-Sosial Bank Dunia (2009) telah memprediksi bahwa setiap 10% peningkatan penetrasi broadband akan memicu peningkatan pertumbuhan Pendapatan Domestik Bruto (PDB) sebesar 1.21% di

negara-negara berpendapatan tinggi dan sebesar 1.38% di negara-negara yang memiliki pendapatan rendah. Saat ini Broadband merupakan infrastruktur yang sangat penting dalam perkembangan ekonomi digital secara global, dan negara-negara yang gagal dalam melakukan investasi di broadband beresiko dikeluarkan dari ekonomi internet saat ini, dan juga revolusi digital tahap selanjutnya serta internet di masa yang akan datang (ITU, 2012:8). Internet Protokol (IP) memungkinkan adanya koneksi broadband, dan kehadirannya tidak hanya memberikan pemberdayaan di bidang ekonomi saja. Koneksi internet berkecapatan tinggi tersebut membantu meningkatkan kualitas hidup kita dalam berbagai cara melalui ketersediaan akses di bidang kesehatan dan pendidikan, memudahkan pemahaman di bidang finansial, memfasilitasi pembayaran mobile (m-payments), serta transparansi di bidang pemerintahan adalah beberapa contoh kemudahan yang ditawarkan oleh internet broadband (ITU, 2012:8). Pertumbuhan ekonomi dan teknologi memiliki keterkaitan yang erat. Kondisi ekonomi saat ini mendorong investasi di bidang teknologi selaku pasar yang sedang berkembang dan permintaan terhadap teknologi tersebut meningkat. Bersamaan dengan itu pasar konvensional saat ini mencari berbagai cara untuk memangkas ongkos produksi dan melahirkan inovasi-inovasi (Oxford Economics, 2011: 2). Hal ini menjadi lingkaran kebaikan di mana teknologi digital memicu pendapatan

konsumen dan permintaan, pendidikan dan pelatihan, serta penggunaan modal dan sumber daya yang efisien sehingga kemudian diharapkan dapat memicu peningkatan pertumbuhan ekonomi khususnya di pasar yang berkembang (Oxford Economics, 2011: 2). Teknologi broadband menawarkan kesempatan besar dalam upaya pembangunan sosialekonomi. Telepon seluler telah menjadi sebuah portal yang sangat kuat yang menghubungkan kita dengan dunia maya, memberikan masyarakat beragam pilihan sehingga dapat mengambil

keputusan yang lebih baik. Beberapa sektor yang terkena dampak positif dari kehadiran mobile broadband ini antara lain : 2.2.1 Pertanian Jaringan mobile ini telah menjadi sebuah fenomena di berbagai belahan dunia. Di India, Bharti Airtel bekerjasama dengan IFFCO, sebuah lembaga dunia yang bergerak di bidang pertanian, berhasil meningkatkan produktivitas dan pendapatan lebih dari satu juta petani melalui aplikasi

Perkembangan Mobile Broadband di Negara Maju Vs Negara Berkembang

2013

informasi cuaca, harga komoditi, agronomi, holtikultura, skema pemerintah terhadap produk-produk pertanian, dan lain – lain. Aplikasi di telepon genggam mereka tersebut membantu para petani untuk dapat membuat keputusan yang tepat berkaitan dengan cara mereka bercocok tanam. Dengan lebih dari dua per tiga penduduk India yang memiliki mata pencaharian bertani, maka jumlah tersebut sangat signifikan sifatnya (ITU, 2012: 21). 2.2.2 Perbankan Mobile money merupakan revolusi di bidang perbankan yang berkembang berkat hadirnya mobile broadband. Menurut Boston Consulting Group, pada tahun 2015 diperkirakan ada 350 juta dollar Amerika yang disirkulasi melalui online banking di India saja. Airtel Money hadir di delapan negara Afrika dan India. Lembaga ini memudahkan penduduk yang tidak mempunyai akun di bank untuk dapat mengikuti arus finansial misalnya dengan memberikan fasilitas transfer uang (ITU, 2012: 21). 2.2.3 Pendidikan Seperti di sektor-sektor lainnya, teknologi dan konektivitas memainkan peranan penting dalam meningkatkan kualitas pada proses sistem, khususnya kegiatan yang terkait dengan

perencanaan, pengawasan, dan manajemen (Broadband COmission, 2013: 29). Bahkan di daerahdaerah miskin ,seperti Ghana dan Nigeria, ketersediaan teknologi memberikan solusi yang secara signifikan dapat meningkatkan efisiensi pada sistem edukasi mereka (Broadband Comission, 2013: 29). Banyak negara dan Lembaga Swadaya Masyarakat menyediakan komputer-komputer di berbagai sekolah sebagai upaya meningkatkan pendidikan primer. Di senegal, sebuah survey menemukan bahwa 27.8% dari siswa sekolah dilaporkan memiliki tingkat pengetahuan yang lebih baik, dan 6.5% memahami pelajaran lebih baik berkat adanya konten pendidikan di teknologi informasi dan komunikasi. Kurikulum elektronik yang hadir melalui aplikasi-aplikasi telepon genggam dapat memberikan hasil edukasi yang baik. Portugal dan Uruguay juga telah meluncurkan programprogram yang memudahkan para murid dan guru mereka dengan laptop sebagai perangkat dasar dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Di Senegal, Program The Jokko m-education telah berkontribusi dalam meminimalisir tingkat buta huruf di kalangan perempuan dan anak-anak dengan memanfaatkan SMS (ITU, 2012: 23). Di Indonesia, PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk, pada awal tahun 2013 meluncurkan program Indonesia Digital School (Indischool), yaitu sebuah program berupa penyediaan infratsruktur internet murah berteknologi wireless fidelity (WiFi) di sekolah-sekolah menengah di

Perkembangan Mobile Broadband di Negara Maju Vs Negara Berkembang

2013

Indonesia. Ada sekitar 1.500 sekolah di Jakarta yang sudah dapat mengakses program tersebut. Telkom menargetkan 3000 sekolah di DKI Jakarta dapat menikmati IndiSchool di pertengahan tahun 2013 (Majalah Kilau, Indonesia Digital Society, 2013: 18). 2.2.4 Pemberdayaan Perempuan dan Kesetaraan Gender Akses yang dimiliki oleh kaum perempuan terhadap teknologi relatif lebih sedikit dibandingkan kaum pria (ITU, 2012: 58). Ada kesenjangan yang cukup signifikan dalam hal kepemilikan telepon seluler, Cherie Blair Foundation & Vital Wave Consulting (2011) menemukan bahwa peluang seorang perempuan untuk dapat memiliki telepon seluler yaitu lebih sedikit 21% daripada pria. Meskipun teknologi tidak memiliki kecenderungan terhadap gender tertentu, tetapi teknologi informasi dan komunikasi tidak juga bisa dikategorikan bersifat ‘netral terhadap gender’ mengingat teknologi informasi dan komunikasi tersebut dimanfaatkan secara berbeda oleh pria dan perempuan di mana perspektif gender memiliki peranan dalam pengembangan konten aplikasi oleh pengembang (ITU 2012:58). Bank Dunia (2012) melaporkan bahwa pemberian alat untuk dapat mengakses teknologi informasi dan komunikasi kepada perempuan seperti telepon genggam dapat memicu kualitas hidup perempuan yang lebih baik dan pertumbuhan ekonomi yang lebih luas. India merupakan contoh nyata bahwa teknologi informasi dan komunikasi turut

berkontribusi dalam hal pemberdayaan perempuan dan kesetaraan gender ini. Yayasan Azim Premji di India bekerja dengan memanfaatan komputer agar anak-anak perempuan di India tetap dapat bersekolah, di mana mereka menemukan bahwa sekitar 20% anak-anak perempuan di sana memiliki tingkat literasi yang lebih rendah dibandingkan dengan laki-laki. 2.2.5 Kesehatan ChildCount+, sebuah komunitas yang menitikberatkan kegiatannya pada isu-isu kesehatan di Ghana, memanfaatkan teknologi informasi dalam memonitor malnutrisi, imunisasi, malaria, diare, dan pnemonia. Selain itu, organisasi ini juga memberikan dukungan kepada wanita=wanita hamil dan yang baru melahirkan dengan meluncurkan modul perangkat lunak (software) untuk menekan angka penularan HIV dari ibu penderita HIV ke bayinya. Selain itu, rumah sakit-rumah sakit yang terhubung dengan koneksi broadband juga memudahkan diagnosis yang dilakukan jarak jauh. Di Nigeria, organisasi WE CARE menyediakan layanan konsultasi kesehatan melalui aplikasi di telepon genggam dan listrik tenaga surya bagi para pekerja dan ibu rumah tangga.

Perkembangan Mobile Broadband di Negara Maju Vs Negara Berkembang

2013

BAB III KESIMPULAN Jaringan dan layanan broadband tidak hanya sekedar infrastruktur sederhana, tetapi merepresentasikan serangkaian perubahan teknologi yang menjanjikan perubahan cara kita berkomunikasi, bekerja, bermain, dan melakukan bisnis. Penggunaan mobile broadband cenderung meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah orang yang memiliki telepon seluler. Jumlah kepemilikan telepon seluler tersebut bahkan hampir menyamai jumlah populasi dunia. Hal ini disebabkan adanya tren untuk memiliki telepon genggam atau gadget lebih dari satu, di mana masing-masing telepon genggam atau gadget tersebut berlangganan paket mobile broadband. Jumlah pelanggan yang mengakses internet via telepon genggam semakin meroket. ITU memperkirakan akses ke berbagai situs melalui telepon genggam diperkirakan akan melampaui akses internet via komputer di tahun 2015. Perkembangan mobile broadband berbeda antara negara-negara berkembang dan negaranegara maju. Dalam sepuluh tahun terakhir, teknologi informasi dan komunikasi berubah dan mengalami kemajuan yang pesat. Negara-negara maju memiliki penetrasi broadband yang lebih tinggi dibandingkan dengan negara-negara dunia ketiga. Hal ini disebabkan ketersediaan dan pembangunan infrastruktur yang belum memadai di negara-negara berkembang. Aspek-aspek sosial ekonomi yang dipengaruhi dan dipermudah berkat adanya teknologi broadband ini yaitu antara lain pendidikan, kesehatan, finansial, pertanian, hingga kesetaraan gender.

Perkembangan Mobile Broadband di Negara Maju Vs Negara Berkembang

2013

DAFTAR PUSTAKA The State of Broadband 2012: Achieving Digital Inclusion For All, diakses di http://www.broadbandcommission.org/Documents/bb-annualreport2012.pdf Oxford Economics : The New Digital Economy How it Will Trnsform Business, diakses di http://www.pwc.com/gx/en/technology/publications/assets/the-new-digital-economy.pdf Technology, Broadband, and Education Advancing the Education for All Agenda, diakses di http://www.broadbandcommission.org/work/working-groups/education/BD_bbcommeducation_2013.pdf KPMG Reports : The State of The Telecoms Industry in Asia Pacific, diakses di http://www.kpmg.com.hk/en/virtual_library/Information_Communications_Entertainment/State _of_telecoms.pdf Indonesia Digital Society, Majalah Kilau: hal. 18-21, ed. 025, Februari: 2013.…...

Similar Documents

Free Essay

Rukun Negara

...KAJIAN PELAJAR ANTARABANGSA DI MALAYSIA LAPORAN AKHIR Disediakan untuk Kementerian Pengajian Tinggi Malaysia Oleh Institut Penyelidikan Pendidikan Tinggi Negara (IPPTN) Suite 109, Tingkat Satu, Kompleks EUREKA Universiti Sains Malaysia 11800 Pulau Pinang. Oktober 2009 SENARAI AHLI PASUKAN KAJIAN Ketua Kajian Profesor Badaruddin Mohamed, USM Ahli Pasukan Kajian Profesor Ambigapathy Pandian, USM Profesor Fauziah Md. Taib, USM Profesor Yang Farina Abdul Aziz, UKM Profesor Madya Shukran Abd. Rahman, UIAM Profesor Madya Sarjit Kaur, USM Profesor Madya Rozinah Jamaludin, USM Profesor Madya Ahmad Nurulazam Md. Zain, USM Dr. Munir Shuib, USM Dr. Melissa Ng Lee Yen Abdullah, USM Dr. Vikneswaran Nair, Taylor’s University College Penyunting Teks Laporan Profesor Madya Noriah Mohamed, USM Pegawai Penyelidik Pn. Shida Irwana Omar, USM Kandungan Senarai Jadual Senarai Rajah Akronim Pengenalan Dan Skop Kajian iv iv iv vi Bab 1 1.1 1.2 Malaysia Ke Arah Hab Kecemerlangan Pengajian Tinggi Antarabangsa, 2020 Pengambilan akademik pelajar antarabangsa di Malaysia Unjuran pelajar antarabangsa di Malaysia untuk tempoh 2009 hingga 2012 1 3 7 Bab 2 Faktor-Faktor Pemilihan Malaysia Sebagai Destinasi Pengajian Pelajar Antarabangsa 9 Bab 3 Garis Panduan Yang Sedia Ada Berhubung Dengan Pengurusan Dan Pengambilan Pelajar Antarabangsa Di Malaysia Rekod dan prestasi IPTS Kursus yang ditawarkan Unit/Pejabat pelajar antarabangsa Kemudahan tempat......

Words: 15290 - Pages: 62

Free Essay

Rukun Negara

...has been done namely through the setting up of the Integrity Management Committee in all ministries, departments and agencies of the Federal Government as well as the State Governments. However, there is no mechanism thus far to involve other sectors, such as the private sector, political parties, non-government organizations, religious groups, the media, women, youth and students in an integrated and coordinated movement to enhance integrity. It is in this regard that the government has formulated the National Integrity Plan (NIP) which will act as a master plan to guide all of the above sectors. The formulation of the NIP is predicated upon the spirit and principles of the Federal Constitution, the philosophy and principles of the Rukun Negara as well as the aspirations of Vision 2020. The overall objective of the NIP is to fulfill the fourth challenge of Vision 2020, namely, "to establish a fully moral and ethical society whose citizens are strong in religious and spiritual values and imbued with the highest ethical standards." The NIP is an integrity plan that has evolved from the aspirations of our people and our country. It has been formulated in accordance with our own mould with Malaysians of all ethnic and religious groups as its stakeholders. The plan takes into account the views and suggestions presented at a series of national seminars, involving representatives from almost all sectors of the society. Thus the NIP reflects the hopes and aspirations of both the......

Words: 6682 - Pages: 27

Free Essay

Keharmonian Dan Kesejahteraan Negara

...KESEJAHTERAAN DAN KEHARMONIAN NEGARA Negara Malaysia telah menyambut ulang tahun kemerdekaannya yang ke-56 tahun dan ini melambangkan bahawa Malaysia sudah pastinya mempunyai perkembangan daripada pelbagai aspek, termasuk pembangunan negara serta pembangunan masyarakatnya. Melalui pemantapan dan gabungan dua aspek utama, iaitu negara dan masyarakat dalam keadaan harmoni, ia sememangnya mempengaruhi akan kemajuan dan arus pemodenan sesebuah negara (Wan Othman Wan Halim, 1992). Namun, teras utama dalam mencapai status negara-bangsa yang berjaya, kesejahteraan, dan keharmonian kaum merupakan aspek yang amat penting. kesejahteraan dan keharmonian antara kaum kunci kejayaan negara didalam mengharungi pelbagai rintangan selama ini, Hasilnya Malaysia mampu berdiri teguh sehingga dikagumi dunia luar. Harus di fahami usaha membangunkan negara dan pada masa yang sama mewujudkan keamanan bukan perkara yang mudah untuk dilaksanakan, lebih lebih lagi dalam sebuah negara yang berbilang etnik dan agama. Namun kita bersyukur sejak sekian lama masyarakat berbilang kaum dapat hidup bersama dengan rukun dan damai. Apa yang menyedihkan kebelakangan ini ada ada sahaja berita yang cuba menggugat keharmonian dan kesejahteraan negara. Antara langkah yang dilakukan oleh negara kita untuk mengekalkan keharmonian dan kesejahteraan ialah dengan menggalakkan semangat perpaduan kaum dalam kalangan rakyat. Kesedaran untuk mewujudkan perpaduan kaum di negara berbilang kaum seperti di Malaysia ini ......

Words: 1316 - Pages: 6

Free Essay

Jalan Tol vs Ketahanan Pangan (Toll-Road vs Food Tenacity)

...Jalan Tol vs Ketahanan Pangan LATAR BELAKANG Pemerintah merencanakan pembangunan jalan tol Trans Jawa yang akan membentang sekitar 897,7 kilometer. Proyek Jalan Tol Trans Jawa senilai Rp 46,77 triliun ini akan menghubungkan Anyer hingga Banyuwangi. Jalan tol Trans Jawa akan membentang di empat provinsi dan dibagi dalam 15 ruas tol. Proyek itu bakal menyatu dengan ruas-ruas tol yang telah beroperasi saat ini, yaitu Jakarta-Anyer, Tol Dalam Kota Jakarta, Jakarta Outer Ring Road, Jakarta-Cikampek, Cirebon-Kanci, Semarang Ring Road, dan Surabaya-Gempol. Selain meningkatkan aspek pelayanan publik, fungsi utama jalan tol Trans Jawa adalah untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional. Namun disamping optimisme mengenai efek percepatan pertumbuhan ekonomi dari pembangunan tersebut, muncul pula pandangan yang mengkhawatirkan bila pembangunan jalan tol Trans Jawa tersebut akan mengakibatkan berubahnya ribuan hektar lahan pertanian produktif menjadi kawaasan perumahan dan industri. Semakin meluasnya konversi lahan pertanian memiliki resiko berkurangnya produksi pangan nasional yang akan semakin mengancam ketahanan pangan nasional Indonesia. Sementara saat ini produksi pertanian Indonesia sudah tidak mampu memenuhi konsumsi dalam negeri sehingga Pemerintah Indonesia terpaksa melakukan impor pangan. Pada essay ini akan dibahas mengenai analisa kepentingan dalam kasus pembangunan jalan tol Trans Jawa dari sudut pandang ilmu ekonomi, yang diharapkan dapat memperjelas arah......

Words: 4393 - Pages: 18

Free Essay

Principle Rukun Negara

...Aridz Ridzuan Nota: Tidak dibenarkan untuk menerbitkan sebarang bahagian di dalam ebook ini di dalam apa bentuk sekalipun. Hakcipta adalah terpelihara. Terima kasih. 1 Kata – kata aluan Terima kasih kerana mendapatkan ebook ini. Sebelum anda terus mengikuti perkembangan yang ada di dalam ebook ini, elok saya memperkenalkan diri saya dahulu. Nama sebenar saya ialah Ahmad Ridzuan Bin Abd Rahman. Saya menggunakan nama samaran sebagai Aridz di dalam sebarang kegiatan saya di dalam internet. Saya telah menjalankan perniagaan di Internet semenjak lima tahun dahulu secara separuh masa daripada rumah. Saya sebenarnya bekerja sebagai seorang jurutera senior di dalam bidang R&D di sebuah syarikat multinasional di ibu negara yang mempunyai hampir tiga ribu orang pekerja. Saya sudah bekerja selama hampir sepuluh tahun di beberapa buah syarikat tempatan senaraian awam dan juga multinasional seperti Motorola (M) Sdn. Bhd, Unisem (M) Berhad, StatsChipPAC (M) Sdn. Bhd dan Omega Semiconductor (M) Berhad. Kini, saya masih bekerja di sebuah syarikat multinasional di Kuala Lumpur. Saya telah melibatkan diri di dunia perniagaan internet ini setelah saya melanggani perkhidmatan broadband streamyx tanpa had di rumah. Aktivitiaktiviti yang saya lakukan hanyalah berkisar kepada pembacaan suratkhabar di internet, email, forum dan sekadar melayari laman- laman web. Saya merasakan ada sesuatu yang saya boleh tingkatkan di dalam penggunaan internet ini. Ianya adalah untuk menjadikan internet......

Words: 3948 - Pages: 16

Free Essay

Rukun Negara

...IMPLICATION OF THE TRAGEDY THE OBJECTIVES OF RUKUN NEGARA THE PRINCIPLE OF RUKUN NEGARA CONCLUSION REFERENCE INTRODUCTION Even though most of the people in the country has heard of Rukun Negara, the understanding and the level of knowledge about it varies very much between each individual. Most of them only know about the existence of the Rukun Negara, while some are only able to repeat the principle. However, there are some who understand the meaning as well as the message and the demands of each principle. Rukun Negara should be taken as a guide in our day-to-day living because it is a set of “national tenets” that teaches us the right norms of behaviour. There are two types of dimensions of relationship involved wherever there is human interaction. These two relationships are relationship among fellow human beings and relationship with god. Both of these two dimensions of relationships are recognised by all religions and all profess doing the right things in life. The principles of Rukun Negara ideologise the level the level of authority that control and guide us from the level of god down to the state level, institutions level and finally the self level. The entire background of the ideology and the purpose for creating it must be clearly understood by an individual to internalise the spirits of Rukun Negara. Ideology means a scheme of ideas at the basic of a system. When we say that Rukun Negara is a national ideology it refers to the principles of......

Words: 1609 - Pages: 7

Free Essay

Penerimaan Negara Bukan Pajak

...PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK (PNPB) I. Pengertian Sesuai dengan penjelasan Undang-Undang No. 20 Tahun 1997 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) bahwa dalam upaya pencapaian tujuan nasional sebagaimana termaktub dalam Undang-Undang Dasar 1945, Pemerintah menyelenggarakan kegiatan pemerintahan dan pembangunan nasional. Oleh karena itu, peranan Penerimaan Negara Bukan Pajak dalam pembiayaan kegiatan dimaksud penting dalam peningkatan kemandirian bangsa dalam pembiayaan Negara dan pembangunan Penerimaan Negara Bukan Pajak (disingkat PNBP) merupakan seluruh penerimaan pemerintah pusat yang bukan berasal dari penerimaan perpajakan. Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) adalah wujud dari pengelolaan keuangan negara yang merupakan instrumen bagi Pemerintah untuk mengatur pengeluaran dan penerimaan negara dalam rangka membiayai pelaksanaan kegiatan pemerintahan dan pembangunan, mencapai pertumbuhan ekonomi, meningkatkan pendapatan nasional, mencapai stabilitas perekonomian, dan menentukan arah serta prioritas pembangunan secara umum. APBN ditetapkan setiap tahun dan dilaksanakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Penetapan APBN dilakukan setelah dilakukan pembahasan antara Presiden dan DPR terhadap usulan RAPBN dari Presiden dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Seperti tahun-tahun sebelumnya, pada tahun 2009, APBN ditetapkan dengan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2008 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun......

Words: 610 - Pages: 3

Free Essay

Rukun Negara

...Rukun Negara (National Principles) INTRODUCTION OF RUKUN NEGARA The Rukunegara or sometimes Rukun Negara (Malay for "National Principles") is the Malaysian dec-laration of national philosophy instituted by royal proclamation on Merdeka Day, 1970, in reaction to a serious race riot known as the May 13 Incident which occurred in 1969. The incident proved at that time that Malaysian racial balance and stability was fragile at best. Immediately thereafter, the Malay-sian government sought ways to foster unity among Malaysians. One of the methods used to encourage unity is the Rukunegara. BACKGROUND OF RK ----was formulated with the purpose to serve as a guideline in the country’s nation-building efforts. ---was proclaimed on August 31, 1970 by the Yang di-Pertuan Agong IV. OBJECTIVE OF RK • Achieving a greater unity for all her peoples • Maintaining a democratic way of life • Creating a just nation shall be equitably distributed • Ensuring a liberal approach to her rich and diverse cultural traditions, and • Building a progressive society which shall be oriented to modern science and technology. Recitation It is a norm for primary and secondary public schools in Malaysia to recite the pledge weekly during a compulsory assembly. Pledge reading follows immediately after the singing of the Malaysian national anthem, Negaraku. Of some interest, the Rukun Negara could usually be found behind the cover of every exercise book that is typically used by primary and......

Words: 949 - Pages: 4

Free Essay

Ekonomi Semasa Dan Kedudukan Kewangan Negara

...20 Jan 2015 Ucapan penuh perutusan khas Perdana Menteri tentang perkembangan ekonomi semasa dan kedudukan kewangan negara: 1. Pertama-tamanya, marilah kita mengucapkan syukur yang tidak terhingga ke hadrat Allah SWT atas limpah kurnia-Nya dapat kita berkumpul pada pagi yang berbahagia ini. Begitulah ucapan selawat dan salam ke atas junjungan besar Nabi Muhammad SAW. 2. Dalam Majlis ini, kita berhimpun bersama-sama, sebahagian pimpinan dan para pentadbir, penjawat awam, ketua-ketua industri dan orang-orang korporat, wakil-wakil kedutaan, golongan NGO dan para sukarelawan.  Seterusnya, yang dikasihi seluruh rakyat Malaysia, sama ada yang di dalam dewan, atau yang sedang menonton juga mendengar perutusan khas ini. 3. Tujuan saya berucap, adalah untuk memberi penjelasan terkini tentang perkembangan ekonomi semasa dan kedudukan kewangan negara. Mutakhir ini, terdapat laporan-laporan, kebimbangan dan pertanyaan terutamanya berkait harga minyak dan kedudukan nilai matawang ringgit. 4. Ketahuilah bahawa, Kerajaan memang sentiasa memantau keadaan ini sejak awal. Sehubungan itu, hari ini, Kerajaan akanmengumumkan beberapa langkah proaktif, untuk membuat pengubahsuaian yang spesifik, bagi menjajar semula dasar-dasar kita, beriring dengan perubahan senario ekonomi global, yang faktor-faktornya, berada di luar kawalan kita. Ini dilakukan, untuk kita terus mencapai pertumbuhan ekonomi yang menyakinkan lagi boleh dibanggakan. 5. Dalam erti kata lain, I am here today......

Words: 3567 - Pages: 15

Free Essay

Perkembangan Pendidikan Kewarganegaraan Di Indonesia

...NAMA : M. Syauqi Jazil NIM : 135030201111081 K Class 2013 TAKE HOME UTS PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Perkembangan Pendidikan Kewarganegaraan di Indonesia   Sebelum Proklamasi Kemerdekaan   Pada jaman Hindia Belanda di kenal dengan nama “Burgerkunde”. Pada waktu itu ada 2 buku resmi yang digunakan, yaitu : a. Indische Burerschapkunde, yang di bicarakan dalam buku tersebut, masalah masyarakat pribumi. Pengaruh barat, bidang sosial, ekonomi, hukum, ketatanegaraan dan kebudayaan, masalah pertanian, masalah perburuhan. Kaum menengah dalam industri dan perdagangan, terbentuknya dewan rakyat, masalah pendidikan, kesehatan masyarakat, pajak, tentara dan angkatan laut.  b. Rech en Plich ( Bambang Daroeso, 1986: 8 9) karangan J.B. Vortman yang dibicarakan dalam buku tersebut yaitu :Badan pribadi yang mengutarakan masyarakat dimana kita hidup, obyek hukum dimana dib icarakan eigondom eropah dan hak-hak atas tanah. Masalah kedaulatan raja terhadap kewajiban-kewajiban warga negara dalam perinta Hindia Belanda. Masalah Undang-Undang, sejarah alat pembayaran dan kesejahteraaan Adapun tujuan dari buku tersebut, yakni: agar rakyat jajahan lebih memahami hak dan kewajibannya terhadap pemerintah Hindia Belanda, sehingga diharapkan tidak menganggap pemerintah belanda sebagai musuh tetapi justru memberikan dukungan dengan penuh kesadaran dalam jangka waktu yang  panjang.   Pada tahun 1932 pemerintah Hindia Belanda mengeluarkan peraturan yang disetujui Volksraad, bahwa setiap ugru......

Words: 1743 - Pages: 7

Free Essay

Five Principles of Rukun Negara

...12-16 1 Acknowledgement We are grateful because we manage to complete our "Pengajian Malaysia 2" assignment within the time given by our lecturer Miss Irna Nursyafina. This assignment can't be done without the effort of my partner, Jesslie Ng Hui Yee. Last but not least, we would like to express my gratitude to our course mates for their constant support and guidance.
 2 Introduction What is Rukun Negara? It was born on 31 August 1970 headed by the Malaysia's second prime minister, Tun Abdul Razak and it is formulated by the National Consultative Council. The purpose to form this principles are to created unity of various race in Malaysia after the disturbing peace of different races in 13 May 1969. It had proven in Malaysia that racial issues and stability fragile of the happened riots. After the formation of Rukun Negara in Malaysia, cases of racist incidents that involve hundreds of people death are prevented. Formation of Rukun Negara is one of the method to help Malaysian to stay together in one unity. The Principle of Rukun Negara consists of 5 principles, which is Belief in God, Loyalty to King and Country, Upholding the Constitution, Rule of Law and Decorum and Morality. 
 3 1.0 Belief in God Believing in God is a personal faith and everyone has the right to believe in God's existence. Belief in God is to believe that our father is there with us and bless us all the time. It doesn't matter what religion you practice, every......

Words: 2077 - Pages: 9

Premium Essay

Taman Negara

...Historical and current legislations of Taman Negara National Park Peninsular Malaysia. Abstract The study was conducted to discuss the historical and current legislation pertaining to the establishment and administration of the Taman Negara National Park, Peninsular Malaysia. Established in 1938 and 1939 as King George V National Park, the park was named Taman Negara National Park after independent in 1957. Estimated to be 130 million years old and with an area of 4,343 sq kilometers, the highest mountain in the peninsular, Gunung Tahan (2,187 meter) is allocated in the area. Taman Negara National Park is a combination of three protected areas in three states, Taman Negara Pahang National Park, Taman Negara Kelantan National Park and Taman Negara Terengganu National Park. Currently all the three states has its own legislation, namely Taman Negara Enactment (Pahang) No.2, 1939 [En.2 of 1938], Taman Negara Enactment (Kelantan) No.14, 1938 [En.14 of 1938] and Taman Negara Enactment (Terengganu) No.6, 1939 [En.6 of 1358]. In Malaysia, some laws are federal legislation. Others are state enactments. Not all legislation enacted will apply to the whole Peninsular, the state of Sabah and Sarawak. To provide for the establishment and control of National Parks and for matters connected herewith, the Federal National Parks Act (Act 226) was introduced in 1980. This federal act shall not apply to the three states. Since this is the constitutional position, constraints......

Words: 408 - Pages: 2

Free Essay

Background of Rukun Negara

...Latar Belakang Pembentukan ideology iaitu Rukun Negara Malaysia adalah disebabkan oleh berlakunya peristiwa 13 Mei 1969 iaitu rusuhan kaum. Hal ini demikian kerana pada zaman dahulu, kedatangan British serta dasar-dasar imigrasi liberal ke Malaysia telah mengubahkan gaya hidup masyarakat Malaysia. Demi mengeksploitasi kekayaan semulajadi Malaysia, pihak Inggeris telah menggalakkan kemasukan tenaga buruh yang banyak dari China dan India untuk bekerja di lombong bijih timah dan juga estet dan perbuatan ini telah menyebabkan pertambahan bilangan pelbagai kaum di Malaysia pada masa tersebut. Seterusnya, pihak British berpendapat bahawa pertambahan bilangan pelbagai kaum di Malaysia akan mengugatkan kedudukan pihak Inggeris di Malaysia , maka kerajaan Inggeris telahpun melaksanakan dasar pecah untuk memisahkan ketiga-tiga kaum utama seperti Melayu, Cina serta India dari aspek pekerjaan dan juga tempat tinggal untuk mengelakkan kewujudan perpaduan mereka. Kebanyakkan kaum Melayu akan dipindah ke desa dan hanya terlibat dalam sector pertanian manakala kaum Cina akan tinggal di Bandar dan terlibat dalam perniagaan. Kaum India pula tinggal di dalam estet-estet dan hanya sedikit daripadanya tinggal di dalam Bandar. Selain itu, dari segi pendidikan, ketiga-tiga kumpulan ini tidak akan mendapat sukatan pelajaran atau kurikulum uang sama dan keadaan ini berterusan sehinggalah negara mencapai kemerdekaan pada 31 Ogos 1957. Dasar pecah ini telah berjaya dilaksanakan dan ini membawa kesan...

Words: 2327 - Pages: 10

Premium Essay

Rukun Negara

...multi-ethnic or multi-cultural and pluralist society. From the independent to present, this country has faced many challenges, problems and obstacles in national integration. Many governments have taken many efforts to ensure stability and unity among the different races and ethnic group. The Malaysian government has always put effort which are very important for national integration and unity. The integration will ensure the country’s prosperity and the prosperity will create national integration. Rukun Negara The principles of the Rukun Negara were formulated by National Consultative Council with together headed by Malaysia’s second Prime Minister, Tun Abdul Razak on 31st August 1970. The purpose of formulation of these national principles is to created unity between various races in Malaysia after the riots of different races on May 13th 1969 in Malaysia. The riots happened had proved that the Malaysian racial issues were fragile and unstable. The formulation of "Rukun Negara" is one of the methods to overcome the racial issues between different races in Malaysia after the May 13th incident happened which involved hundreds of people dead in that particular incident. It happened when after election at year 1969 where Parti Tindakan Rakyat (DAP) dan Gerakan got a very good response from the result of the election. Procession was held by them purpose for incident of one youth Chinese was killed in battle with policemen before the election was held. UMNO was felt......

Words: 4555 - Pages: 19

Free Essay

Rukun Negara

...akan menghantui kehidupan masyarakat. Justeru, bagi membentuk sebuah negara yang padu mesti ada etika dan falsafah kenegaraan yang dapat membina kecintaan (patriotisme), kesetiaan, permuafakatan dan perpaduan rakyatnya. Di negara kita, kerajaan telah menggubal Rukun Negara sebagai falsafah, etika dan ideologi (doktrin) negara. Sewajarnyalah setiap rakyat memahami latar belakang, objektif dan prinsip Rukun Negara itu. Dari segi latar belakangnya, Rukun Negara digubal setelah berlakunya peristiwa rusuhan kaum pada 13 Mei 1969. Peristiwa tersebut telah mendorong pemimpin negara dari pelbagai kaum memikirkan satu formula bagi memulihkan perpaduan kaum yang lebih utuh dan kental. Rukun Negara digubal sebagai satu bentuk garis panduan dalam membina masyarakat yang bersatu padu, adil dan harmoni. Rukun Negara telah menjadi dasar kesatuan dan perpaduan bangsa serta pedoman bagi kegiatan hidup masyarakat pelbagai kaum dan budaya di negara ini. Rukun Negara mempunyai lima objektif, iaitu: untuk mencapai perpaduan yang lebih erat di kalangan seluruh masyarakat; memelihara cara hidup demokratik; mencipta satu masyarakat yang adil supaya kemakmuran negara dapat dinikmati bersama secara adil dan saksama; membentuk satu sikap yang liberal terhadap tradisi kebudayaan yang kaya dan berbagai-bagai corak; dan, untuk membina sebuah masyarakat progresif dengan menggunakan sains dan teknologi moden. 2.0 LIMA PRINSIP RUKUN NEGARA 1) KEPERCAYAAN KEPADA TUHAN Prinsip ini menggambarkan......

Words: 2324 - Pages: 10

下载 APK | Skateboard or Die | └ Garden & Patio